SS TODAY

BNPB dan Basarnas Instruksikan Bertindak Cepat Selamatkan Korban Gempa NTB

Laporan Jose Asmanu | Senin, 06 Agustus 2018 | 08:14 WIB
Infografis dampak gempa NTB. Foto: @BNPB_Indonesia
suarasurabaya.net - Sampai Senin (6/8/2018), korban yang tewas akibat gempa bumi yang mengguncang NTB berjumlah 82 orang sedangkan korban luka berat dan ringan dilaporkan lebih dari 850 orang.

Joko Widodo Presiden menyerukan kepada BNPB dan Gubernur NTB dan lembaga yang terkait dengan bencana, bergerak cepat membantu korban gempa bumi di NTB.

Dalam penjelasan tertulis yang disampaikan Bey Mahmudin Kepala Biro Pers dan Media Setpres, Presiden minta penyelamatan jiwa korban hendaknya menjadi yang utama.

Daerah terdekat dengan bencana didorong untuk segera memberikan bantuan darurat.

Pernyataan resmi presiden soal gempa bumi di NTB akan disampaikan saat meninjau persiapan atlet silat Asian Games di Padepokan Silat Taman Mini Indonesia Indah, Senin (6/8/2018) pagi.

Sutopo Purwo Nugroho Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB mengatakan, gempa 7 Skala Richter (SR) memporak-porandakan Nusa Tenggara Barat (NTB) pukul 18.46 WIB, Minggu (5/8/2018) kemarin. Setelah gempa tersebut, tercatat ada 47 gempa susulan hingga pukul 22.00 WIB.

Gempa berkekuatan 6,4 SR lebih dulu mengguncang dan mengakibatkan warga NTB panik. Di tengah kepanikan tersebut, gempa 7 SR datang terjadi dan menambah kepanikan warga hingga lari berhamburan ke luar rumah dan bangunan.

"Bangunan dan rumah yang sebelumnya sudah rusak akibat gempa sebelumnya, menjadi lebih rusak dan roboh. Peringatan dini tsunami menyebabkan masyarakat makin panik dan trauma sehingga mengungsi di banyak tempat," kata Sutopo.

Sampai saat ini Tim Search and Rescue (SAR) gabungan masih melakukan evakuasi dan penyisiran korban. Namun kondisi gelap dan matinya sistem komunikasi menjadi kendala di lapangan.

"Kondisi malam hari dan sebagian komunikasi mati menyebabkan kendala di lapangan. Diperkirakan korban terus bertambah. Jumlah kerusakan bangunan masih dilakukan pendataan," terang Sutopo.

Sebelumnya, 82 korban tewas akibat gempa di NTB. Sebagian besar korban tewas karena tertimpa bangunan yang roboh.

Willem Rampangilei Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tiba Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB). Selain itu, dua helikopter juga dikirimkan ke NTB untuk proses penanggulangan bencana gempa 7 SR yang mengguncang kawasan NTB. (jos/dwi)
Editor: Dwi Yuli Handayani



LAINNYA