SS TODAY

Pemprov Jatim Mengirim Tim Penanganan Korban Gempa NTB

Laporan Denza Perdana | Senin, 06 Agustus 2018 | 18:14 WIB
Tim SAR Gabungan sedang mengevakuasi korban tertimbun masjid roboh dengan alat berat di desa Lading-Lading, KecamatanTanjung Kabupaten Lombok Utara, Senin (6/8/2018). Foto: BNPB
suarasurabaya.net - Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah memberangkatkan tim awal untuk melakukan asesmen kebutuhan korban bencana gempa bumi 7.0 Skala Richter, Minggu (5/8/2018) di Lombok, NTB.

Kohar Hari Santoso Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur mengatakan, tim awal itu telah diberangkatkan dengan pesawat ke lokasi gempa Senin (6/8/2018) siang.

"Tim awal ini akan melakukan assessment (penilaian) kebutuhan penanganan lebih jauh untuk membantu di sana. Kami juga berangkatkan tim (bantuan) baju dengan pesawat hari ini," ujarnya ditemui di DPRD Jatim.

Kohar mengatakan, akan ada tim yang lebih besar untuk memberikan bantuan di lokasi terdampak gempa. Tim ini terdiri dari tim dapur umum dan tim medik.

"Baik dari Dinsos maupun dari BPBD, juga tim medik. InsyaAllah besok pagi kami berangkatkan. Tapi kami belum tahu berapa jumlah personelnya," ujarnya.

Jumlah personel tim itu akan ditentukan tim assessment yang diberangkatkan hari ini. Sementara, menurut Kohar, sudah cukup banyak relawan yang ingin berangkat.

"Yang mau daftar bayak. Dokter-dokter banyak yang daftar. Dari berbagai rumah sakit dan fasilitas kesehatan. Tapi kan kita mesti atur, sampai sana kalau personelnya bejibun malah enggak kerja," katanya.

Pemprov Jatim juga belum mengirimkan logistik sebagai bentuk bantuan untuk korban gempa. Pengiriman logistik ini juga menunggu penilaian dari tim assessment.

"Tadi saya dapat informasi, peralatan dan lain-lain sudah siap, yang kurang personelnya. Makanya kami kirim tim awal untuk menilai seberapa banyak kebutuhan personel yang dibutuhkan," ujarnya.(den/ipg)
Editor: Iping Supingah



LAINNYA