SS TODAY

74 Personil dan Alat Berat PLN Distribusi Jatim ke Lombok

Laporan J. Totok Sumarno | Senin, 06 Agustus 2018 | 21:24 WIB
Personil yang akan diberangkatkan PLN Distribusi Jawa Timur menuju Lombok. Foto: Humas PLN Distribusi Jatim
suarasurabaya.net - PLN Distribusi Jawa Timur berangkatkan 74 personil ke pulau Lombok untuk membantu pemulihan kondisi kelistrikan pasca terjadinya gempa.

Pemberangkatan 74 personil dengan kompetensi sebagai teknisi pemeliharaan jaringan listrik tegangan menengah, tegangan rendah dan Tim PDKB bertujuan untuk mempercepat pemulihan kelistrikan di Lombok pasca gempa bumi.

Di hadapan personil Manajer Komunikasi Hukum dan Administrasi PLN Distribusi Jawa Timur berpesan agar tim dapat bekerjasama dengan tim dari unit lain untuk menjalankan tugasnya secara profesional sehingga pemulihan kondisi jaringan segera terwujud.

Selain itu, Dwi Suryo mewakili Manajemen PLN Distribusi Jawa Timur memberikan apresiasi atas keberanian dan kesiapan seluruh personil yang akan bergabung dengan tim dari PLN Distribusi Bali, NTT dan Unit PLN lain yang akan menyusul guna mengemban tugas pemulihan pasokan aliran listrik.

Sebelum seluruh personil diberangkatkan terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh tim dokter perusahaan dan juga telah diasuransikan mengingat tim teknis ini berada di Lombok selama 10 hari.

"Karena jika kondisi dirasa masih kurang maka seluruh personil akan siap untuk diperpanjang waktu kerjanya di Lombok sampai jaringan listrik di Lombok kembali normal," terang Dwi Suryo, Senin (6/8/2018).

Selain memberangkatkan personil, PLN Distribusi Jawa Timur juga mengirimkan peralatan kerja 3 unit mobil PDKB Berjarak lengkap, 4 unit truk untuk pemeliharaan Jaringan TM/TR , 2 Unit mobil Crane , 2 unit double Cabin dan 6 Unit mobil station yang kesemuanya akan membantu percepatan pemulihan pasokan listrik.

Dwi Suryo juga berpesan untuk tetap mengutamakan keselamatan selama melakukan pekerjaan dan tetap harus saling memberikan informasi atas kondisi dan perkembangan atas tugas yang akan dihadapi selama berada di Lombok.(tok/iss)


LAINNYA