SS TODAY

Pelabuhan Kayangan Lombok Timur Lumpuh Pascagempa

Laporan Dwi Yuli Handayani | Senin, 20 Agustus 2018 | 10:14 WIB
Ilustrasi. Pelabuhan Kayangan, Lombok Timur. Foto: Antara
suarasurabaya.net - Pelabuhan Kayangan, Lombok Timur Provinsi Nusa Tenggara Barat, yang melayani penyeberangan ke Pulau Sumbawa, sampai Senin (19/8/2018) pagi lumpuh pascagempa tektonik berkekuatan 7 Skala Richter (SR) yang mengguncang pada Minggu (19/8/2018) malam.

Dari informasi yang beredar di kalangan wartawan Mataram, petugas pelabuhan tidak ada sama sekali karena mereka khawatir terjadinya tsunami setelah melihat ruas jalan di areal pelabuhan itu mengalami retak-retak yang cukup parah, seperti dilansir Antara.

Petugas dan sejumlah pedagang di pelabuhan tersebut, termakan isu akan adanya tsunami hingga mereka memilih pulang ke rumah dan menyelamatkan keluarganya masing-masing.

Sebenarnya dua kapal feri sudah bersandar di pelabuhan tersebut, namun tidak ada petugas yang melayani para penumpang. Bahkan terlihat ada satu bus sudah parkir di areal pelabuhan itu. Meski jalan di areal pelabuhan retak-retak, tapi masih bisa dilalui kendaraan.

Diperkirakan, operasional penyeberangan di pelabuhan itu akan normal kembali pada Senin siang.

Gempa bumi dengan kekuatan 7 Skala Ricther (SR) mengguncang Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Minggu malam pukul 21.56 WIB.

Sebelumnya, Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, kembali diguncang gempa bumi berkekuatan 6,5 Skala Richter, Minggu pukul 12.10 WITA, yang mengakibatkan warga Kota Mataram panik dan berhamburan keluar rumah.

Berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), lokasi gempa berada pada 8.24 lintang selatan, 166.66 bujur timur, atau 32 kilometer timur laut Kabupaten Lombok Timur, dengan kedalaman 10 km.

Gempa berkekuatan 6,5 SR tersebut terjadi empat menit setelah gempa berkekuatan 5,4 SR pukul 12.06 Wita yang berlokasi di 8.29 lintang selatan, 116.62 bujur timur atau 25 km arah timur laut Kabupaten Lombok Timur dengan kedalaman 10 km. (ant/dwi/rst)
Editor: Restu Indah



LAINNYA