SS TODAY

Tertahan Antrean Panjang Pesawat, Tim Medis Jatim Berangkat ke Palu Lewat Jalur Darat

Laporan Dwi Yuli Handayani | Selasa, 02 Oktober 2018 | 09:34 WIB
Kondisi pasien dirawat di depan IGD Undata Palu untuk mengantisipasi gempa susulan. Foto: @Sutopo_PN
suarasurabaya.net - Tim medis gabungan yang dikirimkan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur ke Palu sempat tertahan antrean panjang pesawat. Hingga akhirnya diputuskan untuk diberangkatkan melalui jalur darat.

"Sabtu pagi kita berangkatkan tim dari BPBD, Dinkes dan Dinsos. Karena sempat tertahan antrean pesawat akhirnya kemarin dapat info tim sudah sampai di Palu," kata Kohar Hari Santoso Kepala Dinas Kesehatan Jawa Timur.

Kemudian, lanjut dia, ada tim medis gabungan dari RS dr. Soetomo, Unair, Ortopedi dan perawat yang juga berangkat ke Palu lewat jalur darat.

Rencananya nanti tim medis gabungan ini juga akan bergabung di RS Terapung yang sejak kemarin sudah masuk Makassar.

"Kemarin semua unsur dokter dan Dinas Sosial sudah rapat untuk menyiapkan apa yang dibutuhkan dan kompetensi dari masing-masing tim. Biasanya 1 tim isinya 10-15 orang bertugas 2 minggu balik dan kita ganti yang baru. Itu supaya nggak stres dan sesuai standar," ujar dia.

Hasilnya, di lokasi terdampak membutuhkan kantong jenazah dan penanganan cidera patah tulang terbuka.

"Pasokan air dan listrik yang belum nyala membuat kerja tim dokter terhambat," katanya.

Dalam penanganan di lokasi bencana, kata dia, ada beberapa fase yang harus dilakukan. Misalnya soal shelter, sanitasi dan lainnya. "Sesudah iu masuk fase rehabilitasi. Kalau Lombok sekarang ini sudah masuk rehabilitasi," tambahnya. (dwi/rst)
Editor: Restu Indah



LAINNYA