SS TODAY

500 Relawan Didatangkan untuk Perbaikan Jaringan Listrik di Palu

Laporan Denza Perdana | Kamis, 04 Oktober 2018 | 13:52 WIB
Salah satu gardu induk listrik di Kota Palu belum bisa berfungsi karena mengalami rusak berat.Foto: Denza suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Wiranto Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan HAM yang menjadi Koordinator Penanganan Bencana Sulawesi Tengah mengatakan, akan ada 500 relawan yang didatangkan dari daerah lain untuk melakukan perbaikan jaringan listrik di Kota Palu.

Data hasil koordinasi dengan Satgas Gabungan Penanggulangan Bencana Sulteng di Korem 132/Tadulako, ada sebanyak tujuh gardu induk listrik di Kota Palu yang bila kondisi normal bisa menyalurkan listrik sebesar 125 Megawatt.

Namun, pascabencana gempa yang terjadi Jumat (28/9/2018) lalu, lima dari tujuh gardu induk listrik di Kota Palu belum bisa berfungsi karena mengalami rusak berat. Dua gardu baru bisa dinyalakan dengan kapasitas kemampuan hanya 10 persen, yakni sekitar 12 Megawatt.

"Tentu saja ini kurang. Palu sekitarnya padam itu. Dengan kecepatan tinggi, gardu itu harus diinstal kembali. Sekarang sedang diperbaiki. Tidak bisa secepatnya, karena kerusakan parah, generator rusak, travo hangus, belum lagi jaringan di lapangan juga putus," katanya, Kamis (4/10/2018).

Untuk mengatasi itu, genset dan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) di Palu dan sekitarnya diaktifkan. Namun, ini hanya bisa untuk memnuhi 30 persen kebutuhan Palu. Dia menegaskan, kondisi listrik berangsur-angsur meningkat, dia juga meminta agar segera ditingkatkan.

Wiranto juga mendapatkan laporan, ada jaringan listrik penyulang sebanyak 45 jurusan di Kota Palu. Baru 20 jurusan penyulang yang sudah aktif dengan daya dukung sekitar 10 persen dari kebutuhan di Palu. Dengan demikian, 50 persen kebutuhan listrik di Palu bisa terpenuhi.

Namun, permasalahannya adalah jaringan listrik di lapangan yang rusak parah. Selain tidak bisa untuk menyalurkan listrik, bila ini tetap dilakukan justru akan membahayakan masyarakat. Jaringan lapangan yang dimaksud Wiranto adalah jaringan di rumah-rumah tenggelam atau roboh, mal rusak dan terpapar air dan lainnya.

"Kalau sumbernya ada tapi jaringannya tidak ada bagaimana. Itu juga membahayakan. Makanya saya minta dikebut. Hari ini ada 500 relawan yang didatangkan dari daerah lain untuk memperbaiki jaringan listrik di lapangan ini," katanya.

Nantinya, kata dia, pasokan listrik akan diprioritaskan untuk beberapa lokasi terdampak. Selain di pusat-pusat perekonomian di Kota Palu, di toko-toko dan pusat perbelanjaan, terutama diprioritaskan di rumah sakit.

"Dokter kita banyak, peralatan ada, dokter juga banyak. Tapi kalau listrik tidak ada, bagaimana dokter melakukan operasi?" ujarnya.

Dia berharap, dengan listrik yang sudah menyala, jalur yang menjadi urat nadi Kota Palu dapat bergerak kembali. Dia berharap ATM dan perbankan hidup kembali.

"Yang lain tunggu dulu, sambil menunggu kami kirimkan genset lainnya," katanya.(den/dwi/ipg)
Editor: Iping Supingah



LAINNYA