SS TODAY

Mendikbud: Butuh Dua Tahun Untuk Memulihkan Sekolah Pasca Bencana Sulteng

Laporan Agustina Suminar | Minggu, 07 Oktober 2018 | 15:00 WIB
Muhadjir Effendy Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Foto: Antara
suarasurabaya.net - Selang sembilan hari pasca gempa dan tsunami di wilayah Palu, Sigi dan Donggala, Sulawesi Tengah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terus melakukan pemulihan terhadap sekolah-sekolah yang terdampak bencana.

Muhadjir Effendy Mendikbud mengatakan, memerlukan waktu selama dua tahun untuk pemulihan sekolah baik secara struktur bangunan maupun sarana prasarana.

"Pemulihan mungkin membutuhkan dua tahunan ya. Mengingat pembangunan struktur bangunan sarana pendidikan itu masih nomor sekian. Rumah sakit, jalan dan lain-lain yang pasti diutamakan. Makanya kita mencari upaya agar proses pemulihan dipercepat," ujar Mendikbud kepada Radio Suara Surabaya, Minggu (7/10/2018)

Terlebih, jumlah kerusakan yang terdampak gempa dan tsunami berjumlah 2.736 sekolah. Ribuan sekolah tersebut dipastikan rusak parah dari berbagai tingkatan mulai SD hingga SMA. Meskipun yang paling parah terdampak adalah sekolah dasar.

Dari dua ribuan lebih sekolah, lanjut Mendikbud, sembilan diantaranya terdampak likuifaksi sehingga sekolah terhanyut lumpur. Hal itu membuat pemerintah harus melakukan relokasi,

"Ada juga yang ambles di Palu ada sembilan sekolah. Jadi memang terkena lumpur dan harus direlokasi nanti. Mungkin 50 persen sekolah akan kita relokasi sekalian kita tata titik zonasinya," tambah Muhadjir.(tin/dim)
Editor: Ika Suryani Syarief



LAINNYA