SS TODAY

Korban Meninggal Bencana Sulteng Capai 2.002 Orang

Laporan Agustina Suminar | Selasa, 09 Oktober 2018 | 10:44 WIB
Jenazah dievakuasi dari lumpur di sekitar masjid di Desa Mpanau, Kecamatan Birumaru, Kabupaten Sigi, dekat perbatasan Kelurahan Petobo, Kecamatan Petobo, Palu Selatan, Sabtu (6/10/2018). Foto: Denza suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Data terbaru jumlah korban meninggal dunia dalam musibah gempa dan tsunami, di Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah, hingga Selasa (9/10/2018), pukul 08.54 Wita mencapai 2.002 orang.

Perkembangan informasi penanganan tanggap darurat bencana gempa dan tsunami Sulteng pada Posko Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) di Palu menyebutkan, korban meninggal dunia itu sebagian dikuburkan secara massal dan sebagian oleh keluarganya masing-masing.

Antara melansir, korban meninggal dunia yang telah dikuburkan secara massal di Poboya sebanyak 864 jenazah, di pemakaman massal Pantoloan 35 jenazah, dan di pemakaman massal di Donggala 35 jenazah.

Korban meninggal dunia yang telah dimakamkan oleh keluarganya masing-masing sebanyak 1.068 jenazah.

Sementara korban luka-luka mencapai 4.084 orang, korban hilang 671 orang.

Rumah rusak akibat gempa yang terjari pada Jumat (28/9) lalu sebanyak 67.310 unit tersebar di Kota Palu sebanyak 65.733 unit, di Kabupaten Sigi 897 unit, dan di Kabupaten Donggala 680 unit. Masyarakat yang mengungsi terdata sekitar 74 ribu orang.

Tim satgas evakuasi dari Kogasgabpad pada Selasa ini masih melanjutkan kegiatan pencarian dan evakuasi korban.

Proses pencarian dan evakuasi korban dijadwalkan berlangsung hingga Kamis (11/10/2018).

Selain mencari korban, tim juga terus membuka akses jalan pada lokasi-lokasi yang terisolir.

Kogasgabpad juga terus memulihkan perekonomian masyarakat.

Sebelumnya, Tri Suwandono Panglima Kogasgabpad Mayjen TNI mengimbau warga yang menginggalkan Palu dan daerah-daerah sekitarnya untuk kembali.

"Ekonomi sudah berjalan, bank-bank buka, rumah sakit operasional, listrik sudah mengalir baik, sekolah, air bersih juga begitu, dan lain sebagainya," katanya pada Senin (8/10/2018).

Ia mengajak masyarakat untuk kembali membangun kembali Palu, Donggala, dan Sigi, agar Sulawesi Tengah bisa bangkit.(ant/tin/dwi)
Editor: Dwi Yuli Handayani



LAINNYA