SS TODAY

Pasokan Air Bersih Masih Langka di Palu dan Donggala

Laporan Muchlis Fadjarudin | Selasa, 09 Oktober 2018 | 20:12 WIB
Kondisi jalan akibat gempa bumi di Desa Jono Oge Kecamatan Biromaru, Kabupaten Sigi. Foto: Denza suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Meskipun secara keseluruhan penanganan korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah sudah terlihat perkembangannya, tetapi pasokan air bersih masih menjadi kendala di kota Palu dan kabupaten Donggala.

Demikian disampaikan Sutopo Purwo Nugroho Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB di kantornya, jalan Pramuka, Jakarta Timur, Selasa (9/10/2018).

Menurut dia, di kota Palu, selain pasokan air bersih, masalah lainnya juga ada seperti MCK, dan kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM).

"Masih terdapat kelangkaan pasokan air bersih, MCK, dan BBM Premium bagi para pengungsi dan personil Satgas," kata Sutopo.

Akibat gempa dan tsunami tersebut, menurut Sutopo, di kota Palu, warga juga masih mengalami trauma sampai detik ini.

Kegiatan kantor juga belum optimal, karena, kata Sutopo, banyak pegawai yang belum masuk kantor karena menjadi korban.

Sedangkan di kabupaten Donggala, kata dia, selain kelangkaan BBM dan air bersih, masalah MCK juga diperlukan untuk pengungsi maupun personil Satgas.

Menurut Sutopo, Pos pengungsian di kabupaten Donggala tersebar di banyak tempat, sehingga menyulitkan distribusi bantuan.

"Para petugas mengalami kesulitan menyalurkan bantuan karena pos-pos pengungsian disana banyak," jelasnya.

Masalah lain yang dialami kabupaten Sigi, kata dia, pasokan listrik baru menyala di sebagian titik. Pendistribusian logistik juga mengalami kendala karena terbatasnya kendaraan operasional.(faz/dim/ipg)
Editor: Iping Supingah



LAINNYA