SS TODAY

KBS Dipenuhi Puluhan Ribu Pengunjung di Awal Tahun 2019

Laporan Agung Hari Baskoro | Selasa, 01 Januari 2019 | 12:11 WIB
Antrean pengunjung di pintu masuk Kebun Binatang Surabaya (KBS) Selasa (1/1/2019). Foto: Baskoro suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Memasuki hari pertama di tahun 2019, Kebun Binatang Surabaya (KBS) kembali menyedot puluhan ribu pengunjung dari berbagai daerah.

Berdasarkan pantauan suarasurabaya.net, kemacetan akibat kendaraan pengunjung KBS sudah terjadi mulai di Jalan Joyoboyo sebelum Polsek Wonokromo.

Rata-rata pengunjung adalah keluarga yang membawa anak-anak untuk melihat puluhan satwa yang ada di kebun binatang tersebut. Wini Hustiani Humas Kebun Binatang Surabaya mengatakan, hingga pukul 11.00 WIB pada Selasa (1/1/2019), jumlah pengunjung masuk sudah mencapai 18 ribu orang.

"Target tahun ini 60 ribu pengunjung, kemungkinan akan meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya 52 ribu pengunjung," ujar Wini pada Selasa (1/1/2019).

Ia mengatakan, di tahun baru 2019 ini, pengunjung bisa menikmati beberapa wahana baru yang sudah dibuka sejak Oktober 2018 lalu, yaitu wahana mata air cinta, taman bermain pasir putih, dan taman burung pelikan.

Mengantisipasi antusiasme masyarakat untuk berkunjung di Kebun Binatang Surabaya, khusus pada tanggal 31 Desember 2018 hingga 2 Januari 2019 besok, pengunjung bisa masuk lebih awal pukul 07.00 hingga 17.00 WIB.

"Selain itu, staf yang biasanya sistem shift kita kerahkan semua untuk pagi ini," kata Wini.

Terkait kebutuhan parkir dan keterbatasan parkir resmi yang dimiliki KBS, Wini mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan beberapa institusi seperti Dinas Perhubungan Kota Surabaya, Polda Jatim, Polrestabes Surabaya, Linmas, Satpol PP, Danrem, Dinas Kebersihan dan RTH Kota Surabaya, serta Tim Pramuka untuk membantu mengatur kendaraan dan keamanan.

Pengunjung yang berjumlah ribuan ini, sebagian besar diarahkan ke kantong-kantong parkir non resmi yang berada di sepanjang Jalan Setail hingga Jalan Ciliwung, Surabaya. Tak jarang, pengurus parkir di beberapa kantong parkir menolak kendaraan yang hendak masuk, karena ruang parkir yang sudah penuh. (bas/iss/ipg)
Editor: Iping Supingah