SS TODAY

Sampah Surabaya Diubah Jadi Listrik dan Biogas

Laporan Teguh Ardi Srianto | Sabtu, 08 Maret 2014 | 20:10 WIB
suarasurabaya.net - Sampah yang dibuang warga Surabaya sudah ada yang diolah jadi listrik dan biogas. Selain itu, air sisa buangan atau limbah cair rumah tangga di Surabaya, juga sudah ada yang diolah jadi air untuk cuci kendaraan dan menyiram tanaman.

Chalid Buchari Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Surabaya mengatakan, upaya mengubah sampah untuk jadi energi alternatif yang bermanfaat terus dilakukan, termasuk diantaranya mengolah sampah organik untuk jadi kompos.

Dicontohkan Chalid, di Kebun Bibit Bratang, sudah ada sampah yang diolah untuk jadi listrik dan dimanfaatkan untuk penerangan taman juga mesin pencacah sampah organik. "Daya listrik dari pengolahan sampah untuk jadi listrik di Bratang, baru 4000 watt dan waktu diteliti, ada kemungkinan bisa ditingkatkan sampai 10.000 watt lebih," ujarnya, Sabtu (8/3/2014).

Menurut Chalid, upaya yang dilakukan Pemkot Surabaya untuk mengubah sampah jadi listrik itu, masih terkendala dengan mahalnya harga aki yang difungsikan untuk penyimpan daya.

Selain di Bratang, upaya mengolah sampah untuk jadi energi lain yang bermanfaat, diantaranya juga dilakukan warga di Jalan Gading, yang sekarang sedang mencoba mengolah sampah jadi biogas.

"Di Gading sudah ada empat sampai lima rumah yang sudah dicoba didistribusi gas metan dari proses pengolahan sampah warga. Pemkot akan memfasilitasi upaya itu dan akan segera dilakukan kerjasama," ujar Chalid.

Sementara upaya mengolah limbah cair jadi air yang bermanfaat untuk mencuci kendaraan dan menyiram tanaman juga dilakukan warga di Gundih.

Di kampung yang sekarang dikenal dengan kampung ramah lingkungan, warganya mengolah air limbah mereka secara komunal dan menggunakannya untuk cuci kendaraan dan menyiram tanaman.

"Dampaknya air tidak terbuang langsung, tapi masih bisa dimanfaatkan untuk keperluan lain yang membutuhkan air," kata Chalid Buchari. (tas/fik)

Teks Foto :
- Chalid Buchari Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Pemkot Surabaya.
Foto : Teguh suarasurabaya.net
Editor: Fatkhurohman Taufik