RSSFacebookTwitterHandphone    Kamis, 24 April 2014 | 10:36 WIB
  Daftar!   Lupa Password?  
FOKUS 
17 April 2013, 10:42:50 | Laporan Fatkhurohman Taufik

Alasan Pemerintah Kembali Menaikkan Harga BBM

suarasurabaya.net - Anny Ratnawati, Wakil Menteri Keuangan mengatakan defisit anggaran yang ditetapkan 1,65 persen dari PDB akan melebar apabila konsumsi bahan bakar minyak bersubsidi tidak dikendalikan.

"Oleh karena itu pembatasan BBM bersubsidi menjadi hal yang harus kita lakukan untuk kesehatan fiskal 2013," ujarnya seperti dikutip Antara.

Anny mengatakan upaya penghematan tersebut harus dilakukan melalui peningkatan koordinasi antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah, karena operasional konsumsi BBM berada di pemerintah provinsi dan kabupaten.

"Saya ingin menyampaikan bahwa beban belanja subsidi ini membuat defisit bisa melampaui apa yang diperbolehkan dalam UU," katanya.

Menurut dia, pengendalian konsumsi tersebut belum tentu mengatasi kelebihan kuota BBM bersubsidi yang diprediksi bisa mencapai 49 juta kiloliter pada akhir tahun, namun ada belanja subsidi yang dapat dihemat.

"Kalau dibatasi tetap akan melampaui apa yang ada dalam APBN hari ini. Jadi tetap ada kenaikan belanja subsidi, tapi kita bisa menjaga defisit," ujarnya.

Pemerintah dalam APBN 2013 memberikan pagu belanja subsidi energi sebesar Rp274,7 triliun dengan rincian subsidi BBM Rp193,8 triliun dan subsidi listrik Rp80,9 triliun, dengan volume sebesar 46 juta kiloliter.

Sementara, terkait kemungkinan pemberian kompensasi bagi masyarakat kurang mampu, Anny mengatakan hal yang dapat diupayakan pemerintah, adalah menambah anggaran belanja sosial untuk beras miskin (raskin), beasiswa dan program keluarga harapan.

Kompensasi tersebut diberikan apabila pemerintah menyesuaikan harga BBM bersubsidi bagi kendaraan pribadi roda empat, yang sekiranya dapat meningkatkan laju inflasi dan berdampak pada masyarakat miskin.

"Tunggu saja bagaimana kaitannya rencana raskin, apakah ditambah dan dipercepat dua kali pemberian, jadi misalnya bukan 12 tapi 14 kali. Bersama unit cost dan coveragenya, masih kita proses. Termasuk alokasi pendidikan, akan dibahas kembali detail penggunaannya," ujar Anny. (ant/fik/ipg)

Editor: Iping Supingah


LAINNYA 
Penimbunan BBM Dalam Operasi Dian 2013
Modus: Perpanjang Tangki BBM dan Timbun Dalam Kapal
Jelang Kenaikan Harga BBM 2013
Rela Antre BBM, Meski Masih Separuh Tangki
Sejarah Kenaikan Harga BBM Indonesia
Naik Turun Harga BBM Sejak Soekarno Hingga SBY
Kebijakan Kenaikan Harga BBM Bersubsidi
26 April, Sistem TI Awasi Harga BBM Diberlakukan di SPBU
1. Partai Nasional Demokrat (Nasdem)
2. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)
3. Partai Keadilan Sejahtera (PKS)
4. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)
5. Partai Golongan Karya (Golkar)
6. Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra)
7. Partai Demokrat
8. Partai Amanat Nasional (PAN)
9. Partai Persatuan Pembangunan (PPP)
10. Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura)
14. Partai Bulan Bintang (PBB)
15. Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI)
Rumah Sakit Mata Undaan
Age Related Macular Degeneration, Penurunan tajam penglihatan pada orang tua sebagian besar karena proses... [detil]
Rumah Sakit Darmo
Tuli Kongenital, Deteksi Dini dan Intervensi, Pendengaran merupakan salah satu indera pada manusia yang berhubungan erat... [detil]
Rumah Sakit Premier
RS Premier Raih Sertifikat JCI, Mimpi tentang kenyamanan dan keselamatan bagi pasien, di RS Premier akan... [detil]
E 100 ON FACEBOOK 
Copyright 2012 suarasurabaya.net, All Rights Reserved FAQ Kontak