SS TODAY

Kapolri: Pembunuhan Sadis di Pulomas Sementara Bermotif Perampokan

Laporan Zumrotul Abidin | Kamis, 29 Desember 2016 | 18:21 WIB
Jenderal Tito Karnavian Kapolri saat memberikan kuliah umum berkaitan Kebhinekaan di Universitas Airlangga Surabaya, Kamis (29/12/2016). Foto: Abidin suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Jenderal Polisi Tito Karnavian Kapolri mengatakan, kasus perampokan yang mengakibatkan enam korban meninggal di rumah mewah Jalan Pulomas Utara Nomor 7A, Kayu Putih, Pulo Gadung Jakarta Timur, untuk sementara bermotif perampokan.

"Motif sementara ini perampokan," ujar Kapolri usai mengisi kuliah umum di Universitas Airlangga Surabaya, Kamis (29/12/2016).

Kapolri membenarkan, sudah ada tiga pelaku yang tertangkap, satu diantaranya meninggal setelah dilumpuhkan oleh petugas karena berupaya melawan. Sementara, sampai saat ini tim lapangan Polda Metro Jaya masih melakukan pengejaran satu pelaku lainnya.

"Tiga yang tertangkap, satu meninggal dunia. Satu lagi sudah kita kantongi identitasnya, sedang dikejar oleh anggota," ujar Kapolri.

Perlu diketahui, Tim buser gabungan Polda Metro Jaya, Polres Jakarta Timur dan Polres Depok membekuk satu lagi tersangka komplotan pembunuh di rumah Dodi Triono, kawasan Pulomas, Jakarta Timur, Rabu (28/12/2016) malam.

Tersangka bernama Alfins Bernius Sinaga ditangkap di Perumahan Villamas Indah, Bekasi Utara. Peran Sinaga dalam aksi di Pulomas beberapa hari lalu sebagai sopir yang membawa mobil komplotan spesialis perampok rumah mewah.

Dalam upaya penangkapan, polisi terpaksa menembak tersangka karena melawan dan berusaha kabur.

Sebelumnya, polisi juga sudah menangkap Ramlan Butarbutar dan Erwin Situmorang di sebuah rumah kontrakan di Rawa Lumbu, Bekasi, Jawa Barat.

Ramlan adalah residivis pencurian dengan kekerasan meninggal kena tembak, sedangkan Erwin bisa ditangkap hidup dengan luka tembak di kakinya. Sekarang, polisi masih memburu satu tersangka lagi atas nama Yus Pane.(bid/den)
Editor: Denza Perdana