suarasurabaya.net - Beredar secara viral sebuah video yang memuat situasi di sebuah ruangan di Bandara yang terdapat alat X-Ray dan Metal Detector. Video itu menunjukkan seorang laki-laki berpakaian seragam, seperti yang biasa dikenakan oleh pilot, tampak sempoyongan saat melewati alat pendeteksi logam.

Isi tas yang dibawa sempat jatuh berhamburan saat laki-laki itu mengambilnya dari roda alat X-Ray. Petugas di ruangan itu sempat membantunya mengambilkan isi tas itu, tapi barang lain yang dia tiba-tiba terjatuh dari tangannya.

Netizen ramai membicarakan video tersebut dan mengaitkan video itu dengan Tekad Purna Kapten Pilot pesawat QG 800 Citilink Indonesia yang diduga mabuk saat hendak melakukan penerbangan rute Surabaya - Jakarta.

Bahkan telah beredar informasi berkaitan jenis narkoba yang digunakan oleh pilot tersebut, yang disebut-sebut tembakau Gorila. Yakni sejenis tembakau yang memiliki efek seperti ganja.

Benny S. Butarbutar Vice President Corporate Communication Citilink Indonesia mengatakan, video yang telah beredar viral itu belum bisa menjadi bukti yang bisa dimanfaatkan oleh perusahaan.

"Video itu belum bisa kami jadikan sebagai bahan pertimbangan yang kredibel. Apakah itu pilot Citilink atau bukan," katanya kepada suarasurabaya.net, Kamis (29/12/2016).

Meski demikian, sebelumnya dia telah menyatakan bahwa Citilink Indonesia telah mengambil langkah tegas dengan menonaktifkan pilot yang diketahui bernama Tekad Purna untuk waktu yang tidak ditentukan.

Saat ini, kata Benny, Citilink masih menunggu hasil cek kesehatan dan cek psikologis dari Kementrian Perhubungan yang dia perkirakan turun pekan depan. Bila ada hasil lebih lanjut, bukan tidak mungkin pilot itu akan dipecat.(den)


SS TODAY

Citilink: Video Viral Pilot Mabuk Belum Bisa Jadi Pertimbangan Kredibel

Laporan Denza Perdana | Kamis, 29 Desember 2016 | 22:09 WIB
Tangkapan layar video yang menunjukkan pilot berjalan sempoyongan melewati pemeriksaan X-Ray dan Gate Detector. Video ini viral di media sosial. Foto: Capture Video
suarasurabaya.net - Beredar secara viral sebuah video yang memuat situasi di sebuah ruangan di Bandara yang terdapat alat X-Ray dan Metal Detector. Video itu menunjukkan seorang laki-laki berpakaian seragam, seperti yang biasa dikenakan oleh pilot, tampak sempoyongan saat melewati alat pendeteksi logam.

Isi tas yang dibawa sempat jatuh berhamburan saat laki-laki itu mengambilnya dari roda alat X-Ray. Petugas di ruangan itu sempat membantunya mengambilkan isi tas itu, tapi barang lain yang dia tiba-tiba terjatuh dari tangannya.

Netizen ramai membicarakan video tersebut dan mengaitkan video itu dengan Tekad Purna Kapten Pilot pesawat QG 800 Citilink Indonesia yang diduga mabuk saat hendak melakukan penerbangan rute Surabaya - Jakarta.

Bahkan telah beredar informasi berkaitan jenis narkoba yang digunakan oleh pilot tersebut, yang disebut-sebut tembakau Gorila. Yakni sejenis tembakau yang memiliki efek seperti ganja.

Benny S. Butarbutar Vice President Corporate Communication Citilink Indonesia mengatakan, video yang telah beredar viral itu belum bisa menjadi bukti yang bisa dimanfaatkan oleh perusahaan.

"Video itu belum bisa kami jadikan sebagai bahan pertimbangan yang kredibel. Apakah itu pilot Citilink atau bukan," katanya kepada suarasurabaya.net, Kamis (29/12/2016).

Meski demikian, sebelumnya dia telah menyatakan bahwa Citilink Indonesia telah mengambil langkah tegas dengan menonaktifkan pilot yang diketahui bernama Tekad Purna untuk waktu yang tidak ditentukan.

Saat ini, kata Benny, Citilink masih menunggu hasil cek kesehatan dan cek psikologis dari Kementrian Perhubungan yang dia perkirakan turun pekan depan. Bila ada hasil lebih lanjut, bukan tidak mungkin pilot itu akan dipecat.(den)