SS TODAY

Gus Ipul Ungkap Kendala Perbaikan Jalan Betoyo

Laporan Ika Suryani Syarief | Kamis, 05 Januari 2017 | 09:03 WIB
Pipa yang diletakkan warga di median Jalan Betoyo, Selasa (3/1/2016). Foto: Amanah Stacomp via e100
suarasurabaya.net - Saifullah Yusuf (Gus Ipul) Wakil Gubernur Jawa Timur meninjau Jalan Betoyo, Manyar, Gresik yang mengalami kerusakan, Kamis (5/1/2016).

Gus Ipul mengaku prihatin dengan kondisi jalan tersebut dan perlu segera merespon keluhan masyarakat. "Warga sampai menamakan kawasan wisata baru jeglongan sewu. Memang ini jadi tanggung jawab balai besar, tapi kita juga merespon," katanya kepada Radio Suara Surabaya.

Dia menjelaskan, masalah krusial dalam perbaikan jalan tersebut adalah kurangnya dana Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBJN). "Ternyata balai besar hanya punya anggaran Rp4 miliar. Dana itu hanya bisa memperbaiki jalan 300 meter. Sementara jalan yang rusak 15 KM dan yang rusak parah 5 KM," ujar dia.

Selain itu, pengerjaan perbaikan jalan juga sempat terkendala persoalan teknis, yakni mundurnya proses lelang tender karena ada waktu lowong antara bulan Desember-Januari.

"Balai besar dan Pemprov mengambil tindakan sementara untuk melakukan pemeliharaan rutin agar kondisinya tidak makin rusak. Balai besar bilang pemenang tender baru diketahui sehingga akhir Januari ini segera dilakukan pengerjaan," ujarnya.

Menurut Gus Ipul, selama ini para pihak selalu saling menyalahkan. Dinas PU menyalahkan tonase kendaraan yang lewat. Sementara Dinas Perhubungan menyalahkan Perusahaan Gas Negara (PGN) yang memasang pipa di Jalan Betoyo, penumpukan galian yang dilakukan PGN menghambat aliran air sehingga menggenang.

"Pak Bupati saya minta untuk memerintahkan penghentian sementara pemasangan pipa karena pengawasannya kurang jelas. Padahal PGN sudah komitmen melakukan penggalian dan pengurukan secara profesional," kata Gus Ipul.(iss)