SS TODAY

Banjir di Surabaya, Susah Cari Tumpangan Taksi Online

Laporan Denza Perdana | Jumat, 24 November 2017 | 16:08 WIB
Beberapa pengendara yang sepeda motornya mogok menunggu banjir surut di depan sebuah apotik di Jalan Ngagel Madya Surabaya. Sari Rahayu sempat menunggu di sini. Foto: Denza suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Hampir seluruh wilayah di Surabaya tergenang banjir karena hujan dengan intensitas tinggi sejak Jumat (24/11/2017) siang hingga sore.

Pada situasi seperti ini, warga Surabaya akan kesulitan mencari taksi online bila tempat yang dituju harus melintasi kawasan tergenang banjir.

Ini seperti dialami Sari Rahayu warga Gunung Anyar Tengah yang mengajar di SDN Kertajaya. Pada jam pulang, dia yang berangkat dari rumah naik sepeda motor, bermaksud pulang dengan taksi online.

"Soalnya kan sama anak saya. Tadinya motor mau saya tinggal di sekolah. Tapi empat kali pesan taksi online ditolak semua," ujarnya ketika motornya mogok di Jalan Ngagel Jaya Madya, Jumat sore.

Akhirnya, dia pun terjebak banjir di Jalan yang dekat dengan Gereja Kristen Indonesia (GKI) Ngagel. Untuk beberapa saat dia pun harus menunggu di depan sebuah toko.

Beberapa kali dia mencoba menyalakan sepeda motornya. Tapi sepeda motor yang kemungkinan kenalpotnya kemasukan air itu tidak mau menyala.

Setelah beberapa kali mencoba, sepeda motor matic miliknya itu pun akhirnya menyala. Tapi banjir di Ngagel Jaya Madya belum juga surut.

Hingga pukul 15.40 WIB, jalanan ini masih tergenang air kurang lebih setinggi setengah ban mobil. Perempuan yang biasa dipanggil Ayu itu pun kebingungan.

"Saya harus lewat mana ya, yang enggak kebanjiran dan tidak kena macet. Saya mau pulang ke rumah (Gunung Anyar Tengah)," ujarnya.

Akhirnya, dia pun memutuskan untuk berputar arah melewati Jalan Ngagel Jaya Utara menuju ke Jalan Ngagel Tama. Padahal di jalanan ini, sebagian juga tergenang banjir dan macet.(den/ipg)
Editor: Iping Supingah