SS TODAY

Ketinggian Banjir di Rel Porong Terus Berkurang

Laporan Ika Suryani Syarief | Jumat, 01 Desember 2017 | 21:51 WIB
Delapan kereta api tertahan keberangkatannya di Stasiun Bangil akibat banjir yang menggenang di rel tanggul Porong, Minggu (26/11/2017) sore. Foto: Suji via e100
suarasurabaya.net - Ketinggian banjir yang menggenangi rel kereta api di kawasan Porong, Sidoarjo, Jawa Timur terus berkurang, dan terpantau hingga Jumat petang mencapai 53 cm dari kop rel, dibanding Kamis (30/11/2017) petang yang mencapai 79 cm dari kop rel.

Gatut Sutiyatmoko Manajer Humas PT Kereta Api Daop 8 Surabaya di Surabaya, Jumat mengatakan ketinggian banjir yang berkurang terpantau di jalur antara Porong - Tanggulangin, yakni km 32+400 sampai dengan km 33+250, dengan titik terdalam di km 32+900.

Gatut mengaku, meski ketinggian banjir berkurang, rel di kawasan tersebut masih belum layak untuk dilalui kereta api, sehingga pola pemindahan jalur masih dilakukan.

Salah satunya, kata Gatut, adalah KA Jayabaya yang awalnya melalui akses rel di kawasan Porong harus memutar menjadi Malang - Blitar - Kertosono - Stasiun Gubeng - Stasiun Pasarturi hingga Pasarsenen.

Sebaliknya, Stasiun Pasarsenen - Surabaya Pasarturi - Stasiun - Gubeng - Kertosono hingga Blitar dan berakhir Malang.

"KA Jayabaya tidak melalui Stasiun Bangil, Tanggulangin, dan Sidoarjo, karena kawasan itu menjadi satu jalur dengan dampak banjir di kawasan Porong," katanya, seperti dilansir Antara.

Sebelumnya, berkurangnya banjir di kawasan rel Porong karena Daop 8 Surabaya menambah jumlah pompa dari 9 unit menjadi 11 unit untuk mengurangi debit banjir yang menggenangi rel.(ant/iss/tok)
Editor: J. Totok Sumarno