SS TODAY

Bukan Longsor Susulan di Pacitan, Tapi Retakan Tanah

Laporan Zumrotul Abidin | Minggu, 10 Desember 2017 | 22:52 WIB
Ilustrasi.
suarasurabaya.net - Kabar adanya longsor susulan di Pacitan yang mengakibatkan satu korban meninggal dunia pada Minggu (10/12/2017) malam, tidak benar. Hanya saja, memang terjadi retakan tanah yang tadinya satu meter menjadi dua meter di Dusun Tegal, Desa Mangunharjo, Arjosari Pacitan.

AKBP Setyo Koes Hariyatno Kapolres Pacitan menegaskan, tidak ada longsor susulan. Tapi, ada retakan tanah yang berpotensi longsor, sehingga warga setempat diungsikan untuk antisipasi.

"Untuk antisipasi, sekitar 300 warga diungsikan ke Pondok Pesantren Al Hikam dan Balai Desa Mangunharjo, Arjosari, Pacitan. Kami mulai sejak pukul 15.00 WIB sampai sekarang. Tidak ada korban jiwa sampai saat ini," katanya kepada Radio Suara Surabaya.

Sebelumnya, Budi Satriyo Kepala Satkorwil Infokom Banser Satkorwil Jawa Timur mengatakan, pihaknya mendapat laporan dari relawan Banser di Pacitan, bahwa terjadi longsor yang berdampak pada warga 90 KK di 3 RT di Dusun Tegal, Desa Mangunharjo, Arjosari, Pacitan.

"Sekitar 30 menit yang lalu ada longsor di Dusun Tegal, Desa Mangunharjo, Arjosari, Pacitan. Ada sekitar 80-90 KK di 3 RT yang terdampak, total ada 250 jiwa. Sementara ada laporan 1 korban meninggal dunia," ujarnya kepada Radio Suara Surabaya.

Budi mengatakan, bahwa kabar ini baru laporan awal via radio komunikasi handy talky (HT). Saat ini para korban terdampak longsor telah diupayakan evakuasi ke tempat pengungsian di balai desa Mangunharjo dan Pondok Pesantren. (bid)