SS TODAY

SE Gubernur Jatim: Imbau Bupati/Walikota Tidak Menggelar Pesta Kembang Api

Laporan Zumrotul Abidin | Rabu, 27 Desember 2017 | 14:16 WIB
Pesta kembang api yang pernah digelar di Grahadi untuk menyambut malam Tahun Baru, kini tidak akan ada lagi di malam Tahun Baru 2018. Foto: Dok. suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Soekarwo Gubernur Jatim mengimbau kepada seluruh pemerintah daerah agar tidak merayakan malam tahun baru secara berlebihan. Melalui Surat Edaran, Gubernur memerintahkan kepada Bupati/Walikota agar mengisi malam tahun baru dengan doa dan rasa syukur.

Soekarwo berharap kabupaten/kota bisa menonjolkan kepekaan kepada warga miskin dengan tidak menggelar pesta kembang api berlebihan. Sebab, sangat ironis jika ada daerah yang menggelar pesta sementara daerahnya masih banyak warga miskin.

"Saya keluarkan Surat Edaran agar memperingati malam tahun baru dengan menjaga kondisi yang tidak menimbulkan keirian. Jangan kemudian menggelar pesta kembang api dengan biaya mahal, sementara masih banyak warga miskin di daerah itu. Suka citanya itu boleh saja, tapi sebaiknya dibawa ke rasa syukur saja," katanya di Gedung Negara Grahadi, Rabu (27/12/2017).

Soekarwo mengatakan, Provinsi Jatim sendiri akan menggelar acara istighosah atau doa rasa syukur di malam tahun baru nanti. Karena malam tahun baru merupakan momentum evaluasi diri untuk pemerintahan yang lebih baik di tahun berikutnya.

"Nanti ada istighosah di Jl. Pahlawan depan Kantor Gubernur Jatim," kata dia. (bid/ipg)
Editor: Iping Supingah



LAINNYA