SS TODAY

Tiadakan Pesta Tahun Baru, Risma: Kondisinya Lagi Tidak Nyaman

Laporan Zumrotul Abidin | Minggu, 31 Desember 2017 | 18:56 WIB
Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Minggu (31/12/2017) pukul 18.54 WIB. Foto: Abidin suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya menegaskan alasan meniadakan pesta malam pergantian tahun karena kondisi sosial politik saat ini mudah memanas menjadi gesekan di masyarakat bawah.

"Kondisinya tidak memungkinkan, saya kawatir kalau ada orang berkerumun, karena menarik perhatian orang untuk melakukan apapun. Saya belum berani," ujarnya di Mapolrestabes Surabaya, Minggu (31/12/2017).

Risma juga menyadari bahwa Surabaya sepi dua tahun ini di malam pergantian tahun. Tapi, demi menjaga keamanan kota, dia tidak mau ambil risiko.

"Saya bisa rasakan, kondisinya lagi tidak nyaman. Jangan sampai ada gesekan. Ini sudah saya hitung. Saya tidak bisa mastikan apakah tahun depan bisa gelar acara malam tahun baru, karena sekarang kondisinya bergerak. Jangan sampai hanya karena perkara sepele bisa merusak semuanya," katanya.

Risma mengatakan sekali lagi, tahun politik 2018 kondisi masyarakat di bawah agak panas dibandingkan dengan tahun kemarin-kemarin.

"Maka dari itu, setiap kali saya turun, saya tetap imbau masyarakat tetap kondusif," katanya.

Salah satu yang menjadi kekawatiran Risma perayaan malam tahun baru adalah adanya kasus kejadian kecelakaan motor terbakar saat konvoi, ada rumah terbakar karena petasan.

"Mari kita jaga, ini bukan akhir dari segalanya. Seolah habis di sini energi kita, masih ada tantangan tahun depan yang harus dijawab," katanya. (bid/iss)
Editor: Ika Suryani Syarief



LAINNYA