SS TODAY

‎Sekjen PDIP: Azwar Anas Tetap Cawagub Jatim

Laporan Muchlis Fadjarudin | Jumat, 05 Januari 2018 | 20:30 WIB
Hasto Kristiyanto Sekjen PDI Perjuangan. Foto: Faiz suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Hasto Kristiyanto Sekjen PDI Perjuangan menegaskan kalau Abdullah Azwar Anas tetap dicalonkan menjadi Wakil Gubernur Jawa Timur mendampingi Saifullah Yusuf (Gus Ipul).

Sejauh ini, kata Hasto, Azwar Anas tidak menyatakan mengundurkan diri kepada PDI Perjuangan sebagai partai pengusung.

"Mengundurkan diri itu tidak bisa serta merta begitu saja. Yang bersangkutan harus menyertakan alasan pengunduran dirinya," ujar Hasto di rumah Megawati Soekarnoputri Ketua Umum PDI Perjuangan, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (5/1/2018).

Sebagai calon wakil gubernur yang diusung PDI Perjuangan, kata Hasto, partai dapat mengganti calon lain kalau alasan itu bisa diterima.

"PDI Perjuangan sudah mempersiapkan Azwar Anas dengan matang dan melalui tahapan yang jelas," kata Hasto.

Untuk itu, Hasto menegaskan kalau Abdullah Azwar Anas tidak mengundurkan diri, dan PDI perjuangan tetap tidak berniat mengubah keputusannya untuk memasangkan Anas dengan Gus Ipul.

Dia menilai, informasi mundurnya Anas tersebut karena ketidaktahuan Gus Ipul saja, dan ternyata setelah PDI Perjuangan berkomunikasi dengan Gus Ipul, disimpulkan kalau Anas tidak mengundurkan diri.

Dia menilai, soal beredarnya foto yang diduga Anas tersebut, itu adalah upaya-upaya jebakan politik untuk menjatuhkan Gus Ipul-Anas

"Foto itu kan masih diduga. Kemajuan teknologi bisa dimanfaatkan untuk menjebak dalam politik," tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, Gus Ipul mengatakan kepada wartawan dalam sebuah kesempatan di Surabaya, Kamis (4/1/2018) malam, dia terkejut dengan niat Anas mundur dari Pilgub Jatim 2018.

Kabar itu dia terima dari Anas sendiri melalui pesan WhatsApp. Anas saat itu mengatakan, akan menemui Gus Ipul untuk menjelaskan beberapa isu dan alasan pengunduran dirinya.

Sementara, Abdullah Azwar Anas hari ini menyatakan dalam keterangan pers tertulis, bahwa ada upaya pembunuhan karakter dirinya berkaitan pencalonannya sebagai bakal calon wakil gubernur di Jatim.

Dia mengaku kerap mendapatkan perlakuan serupa sejak kali kedua menjabat sebagai Bupati Banyuwangi, terutama berkaitan dengan kebijakan-kebijakan pemerintah yang dia ambil.

Namun, dalam keterangan itu Anas sama sekali tidak menjelaskan berkaitan niatnya mengundurkan diri sebagai bakal calon pendamping Gus Ipul.

Pada kesempatan yang berbeda, hari ini, Anas juga menyatakan, dirinya menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada partai yang akan mengusung dirinya bersama Gus Ipul.(faz/ipg)
Editor: Iping Supingah