SS TODAY

PDIP Sebut Empat Nama Pengganti Azwar Anas

Laporan Muchlis Fadjarudin | Selasa, 09 Januari 2018 | 13:46 WIB
Hasto Kristiyanto Sekjen DPP PDI Perjuangan (tengah). Foto: Faiz suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Hasto Kristiyanto Sekjen DPP PDI Perjuangan menegaskan, ada empat nama yang kemungkinan akan menggantikan posisi Abdullah Azwar Anas sebagai bakal calon wakil gubernur Jawa Timur.

Mereka masing-masing Ahmad Basarah Wasekjen DPP PDI Perjuangan, Budi Sulistyono Bupati Ngawi, Hasto Wardoyo Bupati Kulon Progo, dan Sri Untari Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur.

"Memang muncul beberapa nama seperti pak Budi Sulistiyono itu bupati Ngawi. Bahkan kemudian muncul juga nama pak Ahmad Basarah, sosok muda doktor di bidang Pancasila, dan ada juga yang memunculkan pak Hasto Wardoyo bupati Kulon Progo. Kemudian mbak Untari Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur," ujar Hasto Kristiyanto di kantor DPP PDI Perjuangan, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Selasa (9/1/2018).

Kata dia, memang nama-nama itu muncul dan digodok, tetapi apakah nama-nama itu atau ada nama yang lain lagi, akan ditentukan dalam perkembangan nanti.

Hasto menjelaskan, PDI Perjuangan masih mempunyai waktu untuk mengambil keputusan soal pengganti Anas. Saat ini PDI Perjuangan sedang berkonsentrasi untuk ulang tahun partai yang ke 45.

"Tapi kami masih punya waktu untuk mengambil keputusan dan saat ini kami berkonsentrasi untuk HUT partai yang ke-45 yang akan diadakan besok pukul 14.00 WIB di JCC, dimana bapak Presiden juga berkenan hadir," kata dia.

Munculnya empat nama tersebut, kata Hasto, setelah Megawati Soekarno Putri Ketum PDI Perjuangan menerima Gus Ipul, Senin malam (8/1/2018).

Hasto mengatakan, Megawati sudah mempertimbangkan berbagai opsi termasuk juga masukan dari para Kiai. Karena perintah dari para Kiai.

"Arahan dari para Kiai di Jatim agar konsepsi religius dan nasionalis, antara PDIP dengan NU, NU dengan PDIP yang dipresentasikan melalui Gus Ipul oleh PKB tetap terus berlanjut seperti di Jateng. Sehingga ini merupakan gambaran indonesia kita. Untuk itu maka ibu Mega akan mengambil keputusan pada masa yang tepat," jelas Hasto.

Untuk itu, kata Hasto, PDIP belum mengumumkan hari ini, dan akan mengikuti arahan para Kiai terlebih dulu.

"Ya belum kita masih mengikuti kultur dari suara para Kiai, arahan-arahan Kiai," pungkas dia. (faz)
Editor: Anggi Widya Permani



LAINNYA