SS TODAY

Puluhan Warga Surabaya Syukuran Risma Tidak Jadi Cawagub Jatim

Laporan Dwi Yuli Handayani | Rabu, 10 Januari 2018 | 16:51 WIB
suarasurabaya.net - Puluhan warga mendatangi Balai kota Surabaya, Rabu (10/1/2018) untuk menggelar tasyakuran atas tidak majunya Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya sebagai Cawagub Jatim mendampingi Cagub Jatim Syaifullah Yusuf.

"Awalnya kami akan aksi tolak ke KPU Jatim. Tapi karena Bu Risma tidak jadi ditunjuk, maka aksi kami ubah menjadi syukuran dengan menyerahkan tumpeng," kata Imam Budi Utomo koordinator aksi seperti dilansir Antara.

Peserta aksi tersebut berkumpul di Taman Bungkul kemudian bergerak menuju Balai Kota Surabaya dengan mengendarai satu mobil angkutan umum serta beberapa sepeda motor.

Dengan membawa tumpeng nasi kuning, massa menunjukkan rasa syukurnya atas tidak terpilihnya Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya menjadi Cawagub Jatim.

Imam mengatakan bahwa awalnya aksi tersebut direncanakan sebagai aksi demonstrasi penolakan Risma untuk diusung sebagai Cawagub Jatim. Namun setelah mendapat kabar bahwa buka Risma yang ditunjuk oleh PDIP, aksi penolakan tersebut berubah menjadi aksi syukuran.

Menurut Imam aksi tersebut didasari atas kecintaan warga Kota Surabaya kepada Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya karena dianggap berhasil membangun serta membuat nyaman Kota Surabaya.

"Bu Risma ini kami anggap berhasil membangun kota Surabaya. Perubahan kota terlihat nyata. Untuk itu kami meminta Bu Risma tetap memimpin sampai akhir masa jabatannya," kata Imam.

Diketahui peserta aksi kali ini terdiri dari perwakilan sejumlah komunitas, di antaranya Kampung Lawas, UMKM serta elemen lainnya.

Sementara itu, secara simbolis tumpeng nasi kuning diterima oleh M Fikser Kabag Humas Pemkot Surabaya. Hal ini dikarenakan Risma tidak bisa menemui massa dikarenakan menghadiri agenda Pemerintah Kota Surabaya.

"Mohon maaf, ibu sedang ada agenda dinas, jadi saya yang mewakili. Kami berharap semoga Kota Surabaya makin maju dan nyaman," kata Fikser.

Usai memberikan tumpeng, massa kemudian menurunkan spanduk-spanduk penolakan yang berada di sekitar Balai Kota Surabaya sebagai tanda berakhirnya aksi penolakan tersebut. (ant/dwi)


LAINNYA