SS TODAY
OTT Bupati Jombang
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Nyono Suharli Wihandoko, Bupati Jombang yang diduga terlibat dalam kasus kutipan dana kapitasi dan pungutan liar perizinan yang dilakukan administrasi Bendahara Paguyuban Puskesmas seluruh Jombang, Sabtu (3/2/2018).

Dalam kasus kutipan dana kapitasi dan pungutan liar ini, KPK menggelar OTT di tiga lokasi terpisah. Total ada tujuh orang yang diamankan, dua orang di Jombang, tiga orang di Surabaya, dan dua orang lagi di Solo.

Selain Bupati Jombang, KPK juga mengamankan Inna Silestyowati Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang dari sebuah apartemen di Kota Surabaya bersama dua orang yang sekarang masih berstatus saksi.

Di Jombang, KPK menangkap Oisatin Bendahara Paguyuban Puskesmas seluruh Jombang, dan Didi Rijadi Kepala Paguyuban Puskesmas seluruh Jombang. Sementara Nyono Bupati Jombang ditangkap bersama Munir ajudannya di Stasiun Balapan, Solo, ketika menunggu kereta api menuju Jombang.

Pada Minggu (4/2/2018), KPK telah menetapkan Bupati Jombang sebagai tersangka penerima suap dalam kasus kutipan dana kapitasi dan pungutan liar perizinan yang dilakukan administrasi Bendahara Paguyuban Puskesmas seluruh Jombang.

Perlu diketahui, Nyono Suharli Wihandoko pada Pemilihan Kepala Daerah 2018 ini kembali dicalonkan oleh sejumlah partai politik sebagai bakal calon bupati dalam Pilkada Jombang 2018 berdampingan dengan Subaidi Muchtar.(den)
Kelana KotaMinggu, 04 Februari 2018 | 21:34 WIB
 
Kelana KotaMinggu, 04 Februari 2018 | 21:09 WIB
 
Kelana KotaMinggu, 04 Februari 2018 | 21:07 WIB
 
Kelana KotaMinggu, 04 Februari 2018 | 16:22 WIB
 
Kelana KotaMinggu, 04 Februari 2018 | 13:04 WIB
 
PolitikMinggu, 04 Februari 2018 | 11:59 WIB
 
Kelana KotaMinggu, 04 Februari 2018 | 09:03 WIB
 
Kelana KotaMinggu, 04 Februari 2018 | 03:19 WIB
 
Kelana KotaSabtu, 03 Februari 2018 | 22:03 WIB