SS TODAY

Tim KPK Masih Melakukan Pengusutan di Lapangan Terkait OTT Bupati Jombang

Laporan Farid Kusuma | Minggu, 04 Februari 2018 | 03:19 WIB
Ilustrasi
suarasurabaya.net - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), hari Sabtu (3/2/2018), melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap oknum penyelenggara negara yang terindikasi melakukan tindak pidana korupsi.

Febri Diansyah Kepala Biro Humas KPK mengatakan, kemarin sore ada penindakan hukum di lapangan, terhadap seorang kepala daerah di Jawa Timur.

Walau masih merahasiakan nama kepala daerah yang tertangkap, Juru Bicara KPK menyebut yang bersangkutan diduga menerima sejumlah uang terkait proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jombang.

Belakangan diketahui, oknum penyelenggara negara yang terjaring OTT, adalah Nyono Suharli Wihandoko Bupati Jombang.

Sekitar pukul 21.25 WIB, Bupati Jombang yang diduga melakukan tindak pidana korupsi, tiba di Gedung KPK, Jakarta Selatan.

Dengan kawalan Penyidik KPK, Nyono dan seorang pria yang juga diduga terlibat, langsung digiring masuk ke dalam ruang pemeriksaan, di Lantai 2 Gedung KPK.

Sampai sekarang, Nyono dan seorang lagi yang kabarnya adalah ajudan Bupati Jombang, terpantau belum keluar dari ruang interogasi.

Sementara itu, Agus Rahardjo Ketua KPK meminta wartawan bersabar untuk penjelasan detailnya. Karena sampai dini hari ini Tim KPK masih bekerja di lapangan.

"Anak-anak (Tim KPK) di lapangan kan masih bergerak terus, belum tuntas. Tunggu konpers besok, supaya semua operasi aman dulu," katanya melalui pesan singkat, Minggu (4/2/2018) dini hari.

Selain menggeledah rumah dinas Bupati Jombang, Penyidik KPK juga memeriksa sejumlah saksi dari unsur pejabat Pemkab Jombang, di Mapolres Jombang.

Agus menambahkan, KPK punya waktu maksimal 1x24 jam untuk melakukan pemeriksaan awal, kemudian menetapkan status hukumnya.

Menurut informasi dari Biro Humas KPK, rencananya besok sore KPK akan mengumumkan status hukum mereka yang terjaring OTT, sesudah selesai pemeriksaan dan gelar perkara. (rid/dwi)