SS TODAY

Klenteng Cokro Pasang 150 Lampion Meriahkan Imlek 2569

Laporan J. Totok Sumarno | Senin, 12 Februari 2018 | 18:07 WIB
Pekerja memasang lampion di bagian halaman klenteng Cokro. Foto: Totok suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Sebelum pelaksanaan sembahyang menyambut pergantian tahun Imlek 2569, umat bersama pengurus Klenteng Hong San Ko Tee Jl. HOS Cokroaminoto, Senin (12/2/2018) memasang sekurangnya 150 Lampion di lingkungan klenteng.

"Kemarin sudah kami lakukan bersih-bersih lingkungan klenteng dan membersihkan seluruh rupang atau patung yang ada didalam klenteng. Hari ini secara khusus kami memang memasang lampion di lingkungan klenteng," kata A Kiong pengurus klenteng Hong San Ko Tee.

Menurut A Kiong, setiap menjelang pelaksanaan Imlek, umat bersama dengan pengurus bahu membahu mengerjakan berbagai persiapan untuk persembahyangan. "Mulai dari membersihkan klenteng, mencuci rupang, memasang lampion, dikerjakan bersama-sama," kata A Kiong.

Tahun ini, klenteng yang lebih dikenal dengan sebutan klenteng Cokro tersebut mempersiapkan sekurangnya 150 lampion merah. Setelah dirangkai, satu persatu lampion dengan diameter kurang lebih 30cm itu dipasang di beberapa tempat didalam klenteng.

Dua pekerja menggunakan tangga memasang lampion merah didekat halaman klenteng. Sebagian sisanya diletakkan tidak jauh dari pintu masuk klenteng bagian dalam. "Lampion dipasang dibagian halaman kalau malam keliatan indah, dipadu dengan lilin dari dalam klenteng," terang A Kiong.

Ditambahkan A Kiong, setelah pelaksanaan pencucian rupang, pengurus klenteng mempersiapkan persembahyangan untuk umat. Mulai dari kertas Kimchua, lilin, dupa, hingga minyak untuk persembahyangan sudha dipersiapkan.

"Seperti biasa, keramaian justru terjadi sebelum pergantian tahun Imlek. Umat berdatangan ke klenteng, bersama keluarga, dan kerabat, membakar dupa, menyalakan lilin dan membakar kertas kimchua, terus bersama-sama menunggu malam pergantian tahun," pungkas A Kiong.

Persiapan menjelang Imlek 2569 juga terlihat di Klenteng Dukuh Jl. Dukuh. Beberapa pengurus mempersiapkan lilin dan kimchua untuk persembahyangan Kamis (15/2/2018) mendatang. "Persiapan sudah kami lakukan seminggu kemarin," ujar Budi Waluyo pengurus Klenteng Dukuh.

Kamis (15/2/2018) malam dipastikan umat Tri Dharma di Surabaya akan memenuhi klenteng-klenteng disejumlah tempat di kota Surabaya. Persembahyangan malam pergantian tahun baru Imlek biasa dilakukan sebelum pukul 00.00 dan ditandai dengan sembahyang bersama.(tok/ipg)
Editor: Iping Supingah