SS TODAY

Sungai Meluap, Sejumlah Wilayah di Jombang dan Bojonegoro Terendam Banjir

Laporan Zumrotul Abidin | Kamis, 22 Februari 2018 | 10:02 WIB
Evakuasi masyarakat yg terkena banjir di Desa Kebondalem, Mojoagung, Jombang, Kamis (22/2/2018). Foto: semar relawan via @e100ss
suarasurabaya.net - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim mencatat beberapa daerah di Jatim mengalami banjir karena luapan sungai Bengawan Solo dan sungai Brantas.

Yanuar Rachmadi Kabid Kedaruratan & Logistik BPBD Jatim mengatakan, banjir yang terpantau sekarang ini ada di lima kecamatan di Jombang yaitu Kecamatan Ngoro, Mojowarno, Bareng, Mojoagung dan Sumobito.

"Banjir ini diakibatkan luapan Kali Gunting yang merupakan sungai sudetan Brantas. Diantara banjir yang parah ada di Desa Kademangan, Kecamatan Mojoagung," kata Yanuar dikonfirmasi suarasurabaya.net, Kamis (22/2/2018).

Sedangkan banjir akibat luapan sungai Bengawan Solo, kata Yanuar, berdampak pada siaga banjir mulai Bojonegoro, Ngawi, Tuban, Lamongan dan Gresik. Di Bojonegoro sendiri saat ini terpantau banjir di dua Kecamatan yaitu Kecamatan Temayang dan Kecamatan Dander.

Di hari-hari sebelumnya, BPBD Jatim juga mendapat laporan beberapa kawasan selatan juga mengalami banjir. Diantaranya di Pasuruan, Malang dan Jember. Lalu, kawasan barat yang perlu waspada diantaranya Pacitan, Ponorogo dan Ngawi.

"Di kawasan titik banjir telah dibangun Dapur Umum oleh pemerintah daerah setempat. Sebab, dana logistik ada di daerah sebesar 80 persen. Sedangkan, BPBD Jatim hanya mengkoordinasikan," kata Yanuar.

Menurut Yanuar, banjir tahunan yang melanda sejumlah titik di Jatim, dikarenakan sepanjang aliran sungai Brantas dan sudetan Brantas perlu pemeliharaan. Sedimentasi dan penggundulan kawasan lindung yang dekat sungai menjadi penyebab utama luapan sungai.

"Apalagi sepanjang sungai kita tidak ada penguatan tanggul atau plengsengan, itu yang mengakibatkan tanggul terkikis air dan mudah jebol dan terjadi luapan," katanya. (bid/dwi/ipg)
Editor: Iping Supingah