SS TODAY

Sutradara Indonesia Livi Zheng bersama Kru Film Hollywood Luncurkan Second Chance

Laporan Agustina Suminar | Senin, 26 Maret 2018 | 16:06 WIB
Sutradara Livi Zheng saat mengawasi proses pengambilan gambar film Second Chance di Sukabumi. Foto: Antara
suarasurabaya.net - Sutradara Livi Zheng meluncurkan film Second Chance, di mana seluruh proses pengambilan gambar dilakukan di Indonesia.

Menurut keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (26/3/2018), pembuatan film ini sangat unik. Film Second Chance melibatkan ratusan warga lokal di Sukabumi, Jawa Barat, dan kru film Hollywood. Kru film ini sebelumnya pernah menggarap film sekuel G.I. Joe (2009 & 2013), serial The Expandables (2010, 2012 & 2014), Rambo (2008) dan Legends of the Fall (1994).

Dilansir dari Antara, film ini mengangkat kisah kehidupan sepasang suami istri sederhana di sebuah desa yang terkenal dengan produksi anyamannya di daerah Sukabumi. Sang istri harus menggantikan mendorong gerobak sayur setiap hari ketika sang suami sudah tidak bisa melakukannya lagi.

Film yang diklaim sarat dengan pesan-pesan kehidupan ini menampilkan adegan-adegan action stunt motor yang mendebarkan.

Livi merilis film yang dibintangi Anna Tarigan dan Avent Christi ini di channel YouTube BRI Life dengan resolusi 4K pada 30 Maret mendatang. Peluncuran film ini tak lain untuk memperingati Hari Film Nasional.

Menurut keterangan tersebut, channel YouTube dipilih mengingat layar bioskop yang masih terbatas di berbagai daerah di Indonesia. Dengan demikian, ia berharap seluruh masyarakat Indonesia dapat lebih mudah menonton film tersebut.

Livi Zheng, yang dikenal sebagai pembicara dan dosen di Amerika Serikat, tidak lupa memberikan lokakarya film kepada murid-murid dari enam SMA Sukabumi ketika proses pengambilan gambar di sana.

Pada April, Livi diundang Yale University, AS, untuk menjadi dosen tamu di dua kelas. Disana ia juga menjadi pembicara di sebuah konferensi.

Yale University adalah salah satu sekolah terbaik di Amerika. Beberapa alumni dari Yale University termasuk George HW Bush (Presiden AS periode 1989-1993), pemenang piala Oscar Meryl Steep dan Paul Newman, Bill Clinton (Presiden AS periode 1993-2001) dan pemenang Nobel Paul Krugman. (ant/tna/ipg)
Editor: Iping Supingah



LAINNYA