SS TODAY

Nostalgia Bioskop Lawas Surabaya Kala Itu

Laporan Dwi Yuli Handayani | Kamis, 29 Maret 2018 | 22:00 WIB
Wajah bioskop Mitra 21 Surabaya.
suarasurabaya.net - Bioskop dulu menjadi "primadona" sarana pariwisata dan tempat hiburan di Kota Surabaya. Sebagaimana di kota-kota lain, bioskop menjadi tempat hiburan favorit. Remaja, muda-mudi dan keluarga.

Hampir di setiap sudut jalan berdiri bioskop yang menyuguhkan film berbagai genre. Sayangnya, saat ini beberapa bioskop yang menjadi "primadona" ini pun harus tutup dan beralih fungsi menjadi bangunan lain.

Tahukah Anda bagaimana wajah bioskop "lawas" di Surabaya kala itu? Berikut ulasannya:

1. Bioskop Mitra
Bioskop Mitra terletak di kompleks Balai Pemuda Surabaya. Pertengahan tahun 2009, bioskop itu tutup dan dibongkar. Bekas bioskop Mitra kini dibangun menghadap Jalan Yos Sudarso sebagai Gedung Kesenian Surabaya.

2. Bioskop Indra
Bioskop yang juga dikenal sebagai bioskop Simpang ini terletak di Jalan Panglima Sudirman. Sebelumnya bioskop Sky. Ruang pertunjukan bioskop yang sebelumnya bernama Sky ini tidak begitu luas dan berada di atas pertokoan. Lokasinya di pojok Jalan Pemuda dan Jalan Panglima Sudirman atau di seberang gedung Balai Pemuda. Film yang diputar di bioskop ini umumnya film-film Barat. Bioskop ini juga mengalami pergantian nama menjadi bioskop Indra namun sekarang bioskop ini tidak beroperasi lagi.

3. Bioskop Luxor
Gedung bioskop yang terletak di Jalan Pahlawan ini tak begitu besar dan tak begitu mewah. Kadang orang menyebut bioskop ini bisko Pasar Besar. Film yang diputar umumnya film-film Barat. Nama gedung bioskop ini juga mengalami pergantian menjadi bioskop Jaya. Sekarang tidak beroperasi lagi, digusur untuk perluasan kawasan Tugu Pahlawan.

4. Bioskop Bima
Bioskop yang awalnya bernama Metropole 1940 ini terletak di Jalan Pahlawan Surabaya. Gedungnya tidak begitu luas dan film yang diputar umumnya film-film Barat, produksi Holywood atau Rank Organization, Inggris. Karena peraturan pemerintah, nama Metropole akhirnya diganti Bima. Namun saat ini bioskop sudah tidak beroperasi lagi dan menjadi Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Provinsi (Bappeprov) Jatim.

5. Bioskop Aurora
Bioskop Aurora ini terletak di Jalan Tunjungan atau di pojok Jalan Tanjung Anom. Sekarang bangunan sudah dibongkar dan bakal diganti dengan bangunan bertingkat.

6. Bioskop Wijaya
Bioskop ini adalah gedung Wijaya Shooping Center atau Pertokoan Wijaya di Jalan Bubutan 1 Surabaya. Di gedung ini dulu ada bioskop bernama Wijaya Theatre dan juga ada Bowling Center serta Bilyar di samping pusat perbelanjaan. Setelah terbakar awal tahun 1990-an, kemudian dibangun kembali menjadi BG Jonction. Gedungnya luas dan khas bergaya Amerika serta ada logo gambar kubah gedung Capitol. Film yang diputar hanya film-film Barat, produksi Holywood atau Rank Organization.

7. Bioskop Nusantara
Berbeda dengan gedung bioskop lainnya, bioskop Nusantara berada di dalam kampung di daerah Jalan Jagalan. Karena kawasan Jalan Jagalan kebanyakan warga keturunan Tionghoa, kebanyakan bioskop ini memutar film Mandarin. Tetapi belakangan (sebelum ditutup,red) sering memutar film-film India dan ternyata laris.

8. Orion
Gedung bioskop yang terletak di Jalan Kertopaten Surabaya ini cukup besar tapi sederhana. Bioskop ini spesialis memutar film India, sesekali film Indonesia atau Malaysia. Bioskop ini kemudian berganti nama menjadi bioskop Ratna. Namun sekarang bioskop tidak beroperasi lagi dan sekarang menjadi gudang.

9. Nanking
Ruang pertunjukan bioskop ini berukuran mini, kira-kira sebesar ruang bioskop 21 sekarang. Sesuai nama dan letaknya di dekat Pasar Pabean, maka bioskop Nanking adalah spesialis memutar film Mandarin. Tak sempat ganti nama, namun bioskop ini langsung ditutup.

10. REX
Bioskop ini sekelas bioskop Capitol atau Broadway. Gedungnya sempit dan tidak memiliki halaman. Terletak di pojokan Jalan Kaliasin (sekarang Jalan Basuki Rahmat, red) dan Jalan Kombes M Duryat. Film yang diputar umumnya film-film barat. Bioskop ini kemudian berganti nama menjadi bioskop RIA. Namun sekarang tidak beroperasi lagi dan menjadi kafe.

11. Sampoerna
Lokasi bioskop Sampoerna berada di Jalan Kebalen Surabaya. Bioskop ini konon terbesar se-Asia, gedungnya sangat besar dan sangat mewah. Selain itu, kursinya terbuat dari kayu berukir dan di bagian belakang kursi ada asbak rokok. Di plafon gedung ada ukiran-ukiran kayu yang menggambarkan sio-sio tahun China. Film yang diputar adalah film-film Barat, Indonesia, dan Malaysia. Sampai sekarang gedung ini masih tegar berdiri seperti bentuk aslinya. Setelah tidak dioperasikan lagi, gedung ini dijadikan museum tembakau dan kegiatan produksi rokok kretek Dji Sam Soe.

12. Surya
Bioskop ini satu-satunya bioskop di kawasan Wonokromo, pinggiran kota Surabaya. Gedungnya sederhana, kira-kira sekelas bioskop Dana. Film yang diputar campuran namun lebih banyak film Indonesia dan India. Dan saat ini bioskop ini sudah tidak beroperasi lagi. (berbagai/dwi/ipg)
Editor: Iping Supingah



LAINNYA