SS TODAY

KPU Jatim: Pesta Demokrasi Harus Disambut Gembira, Tapi Tetap Tenang

Laporan Pratino Aditya Tama | Rabu, 14 Maret 2018 | 10:12 WIB
Gogot Cahyo Baskoro Anggota KPU Jatim Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat. Foto: Denza Perdana/Dok. suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Gogot Cahyo Baskoro Ketua Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat KPU Provinsi Jawa Timur mengatakan, pesta demokrasi harusnya disambut dengan gembira. Dari KPU berharap partisipasi masyarakat harus makin meningkat sampai 75 persen.

Di sisi lain KPU juga berharap masa tidak justru meningkatkan suhu politik, harus lebih tenang namun semarak.

KPU mengakui, memang untuk APK mengalami keterlambatan. Tapi di kabupaten kota untuk APK sudah terdistribusi.

"Kalau untuk penyerahan desain APK memang harus diserahkan sejak Februari lalu tapi, kedua Paslon terlambat," ujar Gogot kepada Radio Suara Surabaya, Rabu (14/3/2018).

Pihak KPU juga sudah mengimbau pada masing-masing Parpol pendukung untuk menutup kekurangan APK dengan mencetaknya sendiri. Dengan catatan desain harus sudah disepakati bersama.

"Selama ukuran dan desain sesuai kesepakatan, KPU dan Bawaslu tidak ada masalah. Tapi kalau ukuran, desain berbeda dan tempat pemasangan tidak sesuai tentu pihak kami akan lakukan penertiban," ujarnya.

Gogot menambahkan, pelanggaran kampanye merupakan ranah Bawaslu, KPU fokus pada kegiatan Pilgub dan Pilkada.

"Sekarang sudah separuh jalan lebih untuk tahapan pilgub dan pilkada serentak. Sebentar lagi ada kampanye umum dan debat publik sehingga, masyarakat akan lebih mengetahui kandidat yang akan dipilihnya," kata gogot.

Debat publik akan dilaksanakan pada 10 April 2018 di stasiun televisi I News dan CNN, 28 Mei di Kompas TV dan Metro TV, serta di tanggal 23 Juni akan disiarkan di TV One, JTV dan TVRI. (ino/ipg)
Editor: Iping Supingah



LAINNYA