SS TODAY

Komisioner KPU Jatim: Debat Pilgub Jatim Terbagi Enam Segmen

Laporan Dwi Yuli Handayani | Selasa, 10 April 2018 | 10:56 WIB
Ilustrasi. Desain Grafis: suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - KPU Jawa Timur menyatakan sudah siap menggelar debat publik dua pasangan calon Gubernur dan wakil Gubernur Jatim, Selasa (10/4/2018) malam nanti. Debat publik akan berlangsung mulai pukul 19.30-21.30 WIB.

Gogot Cahyo Baskoro Komisioner KPU Jatim Divisi Hubungan Partisipasi Masyarakat dan Sosialisasi mengatakan, berbagai persiapan untuk debat publik sudah dilakukan.

"Tidak hanya koordinasi dengan polisi, penyelenggaran siar dan radio tapi juga termasuk tim kampanye, LO, veneuw. Tadi malam kami juga sudah pantau langsung pelaksanaan loading dan setting panggung," kata Gogot pada Radio Suara Surabaya.

Gogot menjelaskan, debat publik ini dibagi dalam enam segmen yakni:
1. Ceremony dan pemaparan visi misi pasangan calon dengan teman Kesejahteraan Rakyat,
2. Pendalaman materi berupa penyampaian pertanyaan yang disiapkan oleh tim panelis. Ada empat orang tim panelis yakni Prof. Nunuk Nuswardani Pakar Hukum Administrasi Negara Universitas Trunojoyo Madura, Abdul Chalik akademisi UIN Sunan Ampel Surabaya, Fauzan dari Universitas Muhammadiyah Malang dan Luthfi Kurniawan aktivis Malang Corruption Watch. Keempat panelis ini menyiapkan materi dan pertanyaan,
3. Studi kasus,
4. Debat antar calon wakil gubernur dimana masing-masing calon mengajukan pertanyaan sesuai tema untuk mendapatkan jawaban calon gubernur lain kemudian ditanggapi balik dan seterusnya,
5. Debat antar pasangan calon. Boleh dimanfaatkan calon gubenur atau calon wakil gubernurnya sesuai tema yang sudah ditentukan.
6. Closing statement.

"Durasi masing-masing segmen tergantung kebutuhan tapi perkiraan membutuhkan waktu 15 menit. Nanti ada commercial break 5 menit di setiap segmen," ujarnya.

Nantinya, lanjut dia, tim kampanye masing-masing pasangan calon yang boleh hadir dibatasi hanya boleh 150 orang. Jumlah ini termasuk pihak keluarga, partai politik pengusung dan tim kampanye.

"Kami harap tidak ada pengerahan massa dalam jumlah besar karena kondisi gedung tidak memungkinkan," katanya.

Gogot juga menegaskan, ada tata tertib bagi para undangan dan tim kampanye yang melihat langsung debat publik malam ini. Tidak diperbolehkan membawa atribut dalam bentuk apapun kecuali pakaian, tidak boleh lalu lalang dan tidak boleh meneriakkan yel-yel atau cemoohan saat proses debat berlangsung. Termasuk di dalam ruangan debat publik tidak diperbolehkan membawa makanan dan minuman.

"Nanti akan difasilitasi saat segmen break, masing-masing tim kampanye diberi kesempatan sampaikan yel-yel.

Sementara itu untuk masyarakat Jwa Timur dan tim pasangan calon yang ingin mengikuti debat publik, Gogot menyarankan tidak perlu datang langsung ke lokasi debat. "Lihat saja di televisi karena disiarkan langsung oleh beberapa stasiun TV seperti iNews, CNN Indonesia dan Trans 7. Nanti juga akan direlay oleh Kompas TV, Metro TV, JTV dan Net TV," ujarnya.

Selain itu, sejumlah radio seperti RRI dan beberapa stasiun radio swasta juga akan akan menyiarkan.

"Biarlak debat publik malam nanti berlangsung fair dan baik. Masyarakat Jatim yang nanti akan menilai sejauh mana kapasitas dan kemampuan program masing-masing paslon," tambahnya. (dwi)


LAINNYA