SS TODAY

Ketua KPU Provinsi Jawa Timur Berharap Debat Publik Berlangsung Guyub Rukun

Laporan Denza Perdana | Selasa, 10 April 2018 | 20:40 WIB
Debat Terbuka Pilgub Jawa Timur 2018 di Gedung Dyandra Convention Center Surabaya, Selasa (10/4/2018) malam. Foto: Anggi suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Debat Publik atau Debat Terbuka Pilgub Jawa Timur 2018 tepat pukul 19.30 WIB dibuka dua pembawa acara Alfinto Deannova Gintings dan Anissa Dasuki.

Setelah mempersilakan kedua pasangan calon naik ke panggung, pembawa acara mempersilakan Eko Sasmito Ketua KPU Provinsi Jawa Timur menyampaikan sambutannya dalam debat publik Pertama Pilgub Jatim 2018 malam ini.

Eko Sasmito mengatakan, Debat Publik ini merupakan salah satu tahapan kampanye di Pilgub Jatim 2018.

Dua hak yang harus dipenuhi dari Debat Publik ini. Hak pertama bagi pasangan calon bisa menyampaikan informasi program kerja visi misi pasangan calon kepada publik.

Hak kedua, masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan cukup sebagai pertimbangan saat pemungutan suara Pilgub Jatim pada 27 juni mendatang.

Eko berharap, Debat Publik ini dilaksanakan guyub rukun. Guyub artinya penuh kesukarelaan serta partisipasi dari pasangan calon dan pendukungnya. Rukun, dia harapkan bisa berlangsung aman, nyaman, dan kondusif.

Eko juga menyampaikan, ke depan Pilgub Jatim 2018 ini tidak ada lagi terjadi persoalan SARA, hoaks. Dan kalaupun ada persoalan, semua bisa diselesaikan secara bersama-sama.

Setelah Eko Sasmito, kedua pembawa acara mempersilakan kedua pasangan calon menyampaikan visi dan misinya dalam waktu dua menit.

Ada beberapa tata tertib yang harus dipatuhi oleh seluruh peserta Debat Publik. Beberapa di antaranya, tanya jawab akan berlangsung sesuai waktu yang ditentukan. Tidak diperkenankan memotong pasangan calon lain saat memberikan jawaban.

Kandidat tidak diperkenankan memberikan pertanyaan yang menyerang personal kandidat lainnya. Pendukung tidak boleh meneriakkan yel-yel yang akan mempengaruhi pasangan calon saat menyampaikan jawabannya.(den/iss/ipg)
Editor: Iping Supingah



LAINNYA