SS TODAY

Tim Jihandak Ledakkan Barang Diduga Sisa Bom Aktif di Jalan Diponegoro

Laporan Denza Perdana | Minggu, 13 Mei 2018 | 10:58 WIB
Sekitar 15 menit yang lalu kendaraan taktis Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) Brimob Polda Jatim tiba di lokasi dekat ledakan diduga bom di GKI Diponegoro. Foto: Denza suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Sekitar 15 menit yang lalu kendaraan taktis Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) Brimob Polda Jatim tiba di lokasi dekat ledakan diduga bom di Gereja Kristen Indonesia Jalan Diponegoro Surabaya.

Sampai sekarang, Tim Gegana masih melakukan penanganan pascaledakan di GKI Diponegoro yang terjadi sekitar pukul 07.30 WIB.

Beberapa orang tim Gegana mengunakan body armor atau baju pelindung Jihandak melakukan aktivitas di sekitar lokasi yang telah disterilkan dengan garis polisi dan penjagaan beberapa orang petugas.

Informasi dari pihak kepolisian, ada sebagian dari sisa barang diduga bom yang masih aktif.

Baru saja, mobil taktis Jihandak yang berada di lokasi digunakan oleh Tim Jihandak untuk melakukan peledakan barang diduga sisa bom.

Terdengar ledakan satu kali setelah ada aba-aba dari petugas yang melakukan penghitungan mundur.

Pascaledakan tim Gegana juga masih melakukan penanganan dan sterilisasi lokasi di Jalan Diponegoro.

Sementara itu, beberapa orang pengurus GKI Diponegoro di lokasi Jalan Diponegoro yang tidak mau menyebutkan nama memberikan beberapa keterangan tentang korban.

Mereka menginformasikan, korban ledakan di gereja sempat dibawa ke Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Dr Ramelan.

Pengurus ini sempat menyebutkan dari sejumlah korban tidak ada korban meninggal, hanya luka-luka.

Namun dia tidak berani memastikan hal ini karena timnya masih melakukan pendampingan korban di rumah sakit tempat korban dirawat.

Sementara itu Irvan Widianto Kepala Satpol-PP Surabaya tadi sempat menyebutkan semua korban dibawa ke RSUD Dr Soetomo.

Belum ada keterangan resmi dan jelas terkait berapa jumlah korban akibat ledakan diduga akibat bom di GKI Diponegoro.

Tampak di lokasi, ada banyak awak media menunggu keterangan resmi dari pihak kepolisian berkaitan dengan Kejadian ledakan di GKI Diponegoro. (den/dwi)
Editor: Dwi Yuli Handayani



LAINNYA