SS TODAY

Menegangkan, Ledakan Bom Itu Tidak Hanya Menggetarkan Tanah

Laporan Denza Perdana | Selasa, 15 Mei 2018 | 17:56 WIB
Detik-detik peledakan sisa bom terduga teroris di kawasan Latihan Militer Kodim 0831 Medokan Sawah, Gunung Anyar. Foto: Denza suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Situasi di Kawasan Latihan Militer Kodim 0831 Medokan Sawah, Gunung Anyar, Selasa (15/5/2018) sempat tegang.

Sejumlah awak media menunggu peledakan temuan bahan peledak dari rumah terduga teroris di Medokan Ayu.

Tim Densus 88 Antiteror memberikan imbauan kepada awak media yang meliput agar menjauh 300 meter dari lokasi garis polisi sebelumnya.

Tim Densus mengatakan, dampak ledakan dari bahan peledak ini tidak bisa diprediksi.

"Kami berlindung di balik mobil (kendaraan taktis Jibom Brimob Polda Jatim), di sana. Tapi itu area kami," ujarnya.

Karena itu Tim Densus meminta jurnalis mengambil posisi lebih jauh, untuk memastikan keamanan.

Anggota Densus itu sempat mengingatkan peristiwa peledakan di Tambak Osowilangun, yang mana pada saat itu serpihan ledakan sampai mengenai rumah warga.

Semua sudah pada posisi masing-masing. Lalu hitungan mundur dimulai.

Komando berasal dari tim yang dekat di lokasi, melalui pengeras suara.

Komando hitung mundur ini diteruskan petugas Brimob yang ada di dekat lokasi jurnalis.

"Lima, empat, tiga, dua, satu..." Kemudian suara ledakan itu terdengar tidak hanya menggetarkan tanah, tapi juga menggetarkan dada.

Suara itu sangat keras sehingga membuat alarm beberapa mobil yang terparkir di sepanjang jalan berpasir ini berbunyi hampir bersamaan.

Puluhan temuan diduga bom jenis pipa dari rumah terduga teroris di Medokan Ayu sudah sekali diledakkan.

Beberapa orang petugas di lokasi menyebutkan, masih ada sekitar dua kali ledakan lagi.

Perlu diketahui, lokasi kawasan latihan militer Kodim 0831 Medokan Sawah ini jauh dari permukiman penduduk.

Di dekat lokasi ini ada rumah susun sewa Gunung Anyar tapi lokasinya cukup jauh, dipisahkan oleh sungai.

Lokasi ini dianggap paling aman untuk pemusnahan atau peledakan temuan bom dari rumah terduga teroris.(den/iss/ipg)
Editor: Iping Supingah



LAINNYA