SS TODAY

Mendagri Menekankan Pentingnya Siskamling untuk Menangkal Terorisme

Laporan Farid Kusuma | Sabtu, 19 Mei 2018 | 13:12 WIB
Tjahjo Kumolo Menteri Dalam Negeri memberikan keterangan terkait upaya kementeriannya mencegah penyebaran terorisme di berbagai wilayah NKRI. Foto: Farid suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Rentetan aksi teror yang diduga dilakukan anggota jaringan teroris dalam dua pekan terakhir sejatinya bisa diantisipasi dengan peran aktif masyarakat.

Salah satunya lewat penerapan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) yang antara lain berfungsi untuk mendeteksi dan mencermati lingkungan sekitar kalau ada hal-hal yang mencurigakan.

Tjahjo Kumolo Menteri Dalam Negeri (Mendagri) mengatakan, Siskamling merupakan cara efektif untuk memonitor lingkungan tempat tinggal.

Sayangnya, lanjut Tjahjo, menerapkan Siskamling sekarang ini agak susah. Banyak anggota masyarakat yang memilih bayar uang pengganti ketimbang berkumpul dengan tetangganya.

"Membangun budaya Siskamling itu sulit. Padahal, tujuan Siskamling bukan sekadar menjaga keamanan lingkungan, tapi juga supaya warga saling mengenal," ujarnya di Jakarta, Sabtu (19/5/2018).

Selain Siskamling, Mendagri juga menginstruksikan Satpol PP lebih aktif menjaga keamanan di tempat umum. Serta meningkatkan fungsi forum umat beragama untuk mengantisipasi gerakan kelompok teroris.

"Forum umat beragama yang isinya tokoh masyarakat dan tokoh agama jangan cuma melakukan komunikasi kalau ada keributan. Apalagi forum itu ada anggarannya dari APBD," kata Tjahjo.

Terkait penanganan terorisme, Joko Widodo Presiden menegaskan, Komando Operasi Khusus Gabungan (Koopssusgab) akan beroperasi kalau Polri sudah tidak sanggup menanganinya.

Menurut Jokowi, hal itu merupakan komitmen pemerintah untuk tetap mengutamakan pencegahan. Tindakan preventif, kata Presiden, jauh lebih baik ketimbang upaya represif.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menambahkan, upaya pencegahan terorisme yang paling ampuh adalah menangkal masuknya ideologi radikal dalam dunia pendidikan. (rid/tna/ipg)
Editor: Iping Supingah



LAINNYA