SS TODAY

Risma Bekali RT/RW Aplikasi Pemantau Keamanan Warga Surabaya

Laporan Zumrotul Abidin | Rabu, 23 Mei 2018 | 12:42 WIB
Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya di depan Ketua RT/RW se-Kecamatan Tegalsari, di Graha Sawunggaling Pemkot Surabaya, Selasa (22/5/2018). Foto: Abidin suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya membekali aplikasi Sistem informasi Pantauan Penduduk (Sipandu) kepada Ketua RT dan RW di Surabaya. Hal itu untuk mendeteksi warga yang pindah datang dan pindah keluar penduduk serta pendataan penduduk non permanen di Kota Surabaya.

Menurut Risma, aplikasi ini untuk meningkatkan interaksi para ketua RT/RW agar mengetahui kehidupan warganya dan mendeteksi secara dini perilaku atau tindakan yang menyimpang dari ajaran agama dan negara.

"Mari kita bergandengan tangan serta mempererat tali persaudaraan untuk bekerjasama antar masyarakat," kata Risma di depan Ketua RT/RW se Kecamatan Tegalsari, di Graha Sawunggaling Pemkot Surabaya, Selasa (22/5/2018).

Kata Risma, ketua RT/RW akan menerima username dan password satu per satu dari kelurahan untuk membuka aplikasi ini. Aplikasi ini memuat beberapa pertanyaan seputar keluarga yang sedang pergi lama, tidak tetap, maupun pendataan penduduk bukan asli Surabaya.

Apabila sudah mengisi semua pertanyaan, masukkan NIK dan alamat lalu menjelaskan kemana perginya keluarga tersebut. Kemudian, memasukkan salah satu data pribadi keluarga seperti SIM, KK, KTP lalu klik simpan.

"Nanti staf saya akan turun ke lapangan dan akan dijelaskan secara lebih rinci dan detail," kata Risma.

Tidak hanya ketua RT/RW, Risma juga akan menerapkan aplikasi ini pengurus rumah ibadah. Mereka akan diberi username dan password untuk memonitor aktivitas ceramah dan kelompok yang melakukan diskusi di rumah ibadah masing-masing. Hal ini, lanjutnya, penting dilakukan untuk mendeteksi dan mengantisipasi secara dini paham radikalisme.

"Nanti tolong didata siapa korlapnya, tanggal, topik dari aktivitas tersebut lalu mengupload kegiatan tersebut dalam bentuk foto. Apabila ada aktivitas yang mencurigai langsung lapor ke pihak berwenang," kata Risma.

Sementara itu, dalam pertemuan itu Kombes Pol Rudi Setiawan Kapolrestabes Surabaya menambahkan, acara ini merupakan kesempatan untuk menyatukan persepsi dan bangkit menjaga Kota Surabaya menjadi aman dan terkendali secara bersama-sama.

"Kalau para ketua RT/RW menemukan hal mencurigakan, jangan segan atau takut untuk melapor. Nanti kami yang akan bergerak," kata Kombes Rudi.(bid/iss/ipg)
Editor: Iping Supingah



LAINNYA