SS TODAY

Gubernur: Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS pada Korban Terorisme di Jatim

Laporan Dwi Yuli Handayani | Kamis, 24 Mei 2018 | 13:32 WIB
Soekarwo Gubernur Jatim saat menerima kunjungan Konjen AS di Surabaya di Ruang Kerja Gubernur Jawa Timur, Jl. Pahlawan 110, Surabaya, Kamis (24/5/2018). Foto: Istimewa
suarasurabaya.net - Soekarwo Gubernur Jatim menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah dan masyarakat Amerika Serikat (AS) atas rasa empati negara adidaya ini terhadap korban dan dampak terorisme yang terjadi di Surabaya beberapa waktu lalu.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Jatim saat menerima kunjungan Konjen AS di Surabaya di Ruang Kerja Gubernur Jawa Timur, Jl. Pahlawan 110, Surabaya, Kamis (24/5/2018).

"Pemerintah akan segera menerbitkan semacam internal security act guna melindungi masyarakat banyak, seperti dimiliki negara-negara lain. Diantaranya, Australia dan AS," ujar Soekarwo seperti dalam rilis yang diterima suarasurabaya.net.

Dalam kunjungannya, Konjen AS Heather Variava, menyampaikan rasa dukacita kepada Gubernur Jatim atas terjadinya tindakan terorisme yang menimbulkan korban luka dan jiwa beberapa waktu. Atas dasar pengalaman tinggal selama tiga tahun di Surabaya, ia menilai, pemikiran teroris tersebut bukanlah pemikiran mainstream masyarakat Jawa Timur yang damai dan toleran.

Keberagaman dan kekayaan budaya yang dimiliki Jatim, diyakininya, akan menjadikan Jatim menjadi lebih kuat.

"Saya juga mengapresiasi tindakan Pak Gubernur saat terorisme terjadi. Bapak Gubernur hadir di semua lokasi untuk memberikan dukungan moril kepada korban dan semangat kepada kepolisian," ujarnya yang sekaligus berpamitan menjadi Konjen AS di Surabaya karena menempati posting jabatan baru sebagai wakil Dubes AS di Jakarta.

Sementara itu Soekarwo menjelaskan, izin prinsip investasi di Jatim yang tercatat di Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Provinsi Jatim saat ini tercatat sebesar Rp248 triliun atau sekitar US $ 18 juta dan investasi tersebut belum terwujud.

Apalagi terjadi kasus terorisme, sementara ekonomi adalah persepsi. Untuk itu, dan mempertimbangkan arti penting investasi bagi kesejahteraan masyarakat, pihaknya akan mengundang para pengusaha termasuk Konjen AS di Surabaya untuk bertemu dalam waktu dekat.(dwi/ipg)
Editor: Iping Supingah



LAINNYA