SS TODAY

Penumpang KA yang Bercanda Bawa Bom Langsung Diturunkan

Laporan Zumrotul Abidin | Senin, 04 Juni 2018 | 21:15 WIB
Made Gerinayasa Senior Manajer Pengamanan Daop 8 Surabaya (tengah) dalam konferensi pers di Stasiun Surabaya Gubeng, Senin (4/6/2018). Foto: Abidin suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Made Gerinayasa Senior Manajer Pengamanan Daop 8 Surabaya mengimbau kepada penumpang kereta api tidak bercanda soal isu bom. Sebab, pihak keamanan akan langsung bertindak tegas menurunkan penumpang yang bergurau membawa bom.

"Memang ini mulai ada penumpang bergurau membawa bom, seperti ketularan penumpang pesawat. Kami tetap terapkan tindakan tegas kami periksa dulu, setelah itu diturunkan di stasiun terdekat lalu kami koordinasi dengan pihak kepolisian untuk pemeriksaan lanjutan," ujarnya dalam konferensi pers di Stasiun Surabaya Gubeng, Senin (4/6/2018).

Made mengatakan, dalam pengamanan lebaran 2018 Daop 8 telah menyiapkan 544 petugas keamanan internal dan 148 dari eksternal (polisi, TNI, Pom, dan K9). Pengamanan dilakukan mulai pintu masuk stasiun, di atas KA sampai penumpang turun di tempat tujuan.

"Keamanan kami siagakan mulai tanggal 5 sampai 26 Juni. Mulai besok ada gelar pasukan pengamanan angkutan lebaran," katanya.

Daop 8 sudah mengantongi beberapa titik kerawanan di sepanjang perjalanan kereta api. Petugas teri melakukan patroli untuk menjamin keamanan perjalanan mudik dengan kereta api.

"Total petugas keamanan di dalam kereta sebanyak 148 orang Polsuska. Setiap rangkain ada dua orang petugas," katanya.

Made mengatakan, untuk mengantisipasi indikasi penumpang yang membawa barang mencurigakan, Daop 8 telah memiliki SOP pengamanan.

"Penumpang dilarang membawa senjata tajam, bahan peledak, binatang dan makanan yang berbau. Begitu boarding, penumpang akan diperiksa dengan metal detektor. K9 juga diteruskan untuk mengendus barang berbahaya," katanya. (bid/iss/ipg)
Editor: Iping Supingah



LAINNYA