SS TODAY

Tim DVI Bekerja Keras Mengidentifikasi 8 Korban Kebakaran

Laporan Zumrotul Abidin | Rabu, 30 Mei 2018 | 03:37 WIB
Tim DVI menggali data dari keluarga korban di kamar Janazah RSUD Dr Soetomo Surabaya. Foto: Abidin suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Proses identifikasi 8 korban tewas dalam kebakaran rumah kos di Kebalen Kulon Gang II No. 9 Surabaya terus dilakukan hingga Selasa malam (29/5/2018). Tim Disaster Victim Identification (DVI) bekerja mengungkap identitas korban di kamar jenazah RSUD dr Soetomo.

Dr Pesta Parulian Kepala Instalasi PKRS dan Humas RSUD dr Soetomo mengatakan, kondisi kedelapan korban meninggal sulit dikenali. Sehingga butuh kerja keras tim DVI Kepolisian untuk mengungkap satu persatu.

"Semua korban meninggal nyaris tidak bisa dikenali karena terbakar parah," kata Pesta kepada suarasurabaya.net.

Pesta mengatakan, tim dokter telah melakukan pemeriksaan luar untuk mengetahui jenis kelamin dan perkiraan usia kedelapan jenazah tersebut. Dari pemeriksaan luar ini, belum cukup untuk mengidentifikasi satu persatu identas korban.

"Pemeriksaan luar hanya bisa menyebut bahwa delapan korban meninggal itu terdiri dari empat orang dewasa dan empat anak-anak. Yang dewasa tiga perempuan dan satu laki-laki," katanya.

Sedangkan untuk anak-anak terdiri dari seorang anak perempuan dengan usia sekitar 2-3 tahun; 2 anak laki-laki berusia sekitar 5-10 tahun; dan seorang balita laki-laki dengan usia sekitar 0-1 tahun.

Pesta mengatakan, untuk penyerahan jenazah kepada keluarga, pihaknya akan menunggu Kepolisian. Sebab, tim DVI terus bekerja mengumpulkan data baik primer maupun sekunder.

Pantauan suarasurabaya.net, tim Inafis Polrestabes Surabaya dan DVI Polda Jatim terus mengumpulkan data baik antemortem (jejak semasa hidup korban yang dimiliki keluarga) dan Posmortem (data yang didapat saat korban sudah dalam keadaan meninggal).

Selain itu, proses identifikasi juga membutuhkan data primer seperti Odontologi Forensik (pencocokan gigi jenazah dengan gigi dalam foto semasa hidup) dan mencari DNA. Lalu, data sekunder seperti properti yang dikenakan korban dan riwayat kesehatan korban.

"Kami terus bekerja mencari foto korban semasa hidup ke pihak keluarga, kami juga berdialog terus dengan keluarga untuk mencari data-data," kata Aiptu Pudji salah satu anggota tim DVI.

Diberitakan sebelumnya, kebakaran di rumah kos Kebalen Kulon gang II No. 9 Krembangan Utara, Pabean Cantikan, Surabaya menewaskan delapan orang penghuninya, Selasa (29/5/2018) siang. Petugas PMK baru mengetahui adanya korban jiwa saat proses pembasahan. Beberapa korban lainnya bisa menyelamatkan diri. Bahkan ada yang harus melompat dari lantai dua melalui jendela. (bid/ipg)
Editor: Iping Supingah