SS TODAY
Info Mudik

Lebih dari 3600 Personel Siap Diturunkan Saat Mudik Lebaran 2018

Laporan Agustina Suminar | Kamis, 07 Juni 2018 | 11:31 WIB
Ilustrasi. Foto: Dok. suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Demi kelancaran arus mudik lebaran 2018, 3.600 lebih personel dari berbagai sektor di Jawa Timur siap diturunkan untuk pengawalan. Ribuan personel itu diantaranya 2.100 polisi lalu lintas, 244 personel Dinas Perhubungan, 20 personel Jasa Raharja, 240 personel TNI dan 22 personel pengelola jalan tol.

AKBP Guritno Kabag Binops Ditlantas Polda Jatim, kepada Radio Suara Surabaya, Kamis (7/6/2018) juga mengatakan, tidak hanya ribuan personel, tapi Polda Jatim juga menyiapkan ratusan pos keamanan dan pelayanan selama arus mudik dan arus balik lebaran tahun ini.

"Untuk personel seluruhnya sekitar 3.600 sekian. Untuk jumlah pos keamanan, 211 pos keamanan dan 39 pos pelayanan terpadu," tambahnya.

Ia menambahkan, selain menyiapkan personel dan pos-pos pelayanan, pihaknya juga mempersiapkan beberapa prediksi arus seperti prediksi kemacetan, kejadian laka lantas, padat lalu lintas pada lokasi tempat wisata dan tempat ibadah. Beberapa prediksi lainnya disiapkan juga utk kesiapan menghadapi teror bom dan bencana alam.

Untuk itu, lanjutnya, Polda Jatim melakukan beberapa upaya sosialisasi melalui spanduk, banner dan brosur. Polda Jatim juga melakukan komunikasi tatap muka dengan berbagai ormas, LSM dan Polda agar beberapa prediksi dapat ditanggulangi.

Selain itu, ABP Guritno mengatakan bahwa Polda Jatim juga menerapkan upaya preventif dan represif dalam arus mudik dan balik lebaran 2018.

"Preventif, kita melaksanakan rekayasa terbatas juga survey jalur baik jalur alternatif maupun jalur tol. Alhamdulillah di beberapa instansi juga melakukan mudik gratis," ujarnya.

Sedangkan dalam upaya represif, Polda Jatim menerapkan pengaturan, penjagaan, pengamanan, pengawalan dan patrioli pada titik-titik tertentu seperti titik black spot atau titik rawan kecelakaan dan trouble spot atau titik rawan kemacetan.

Terhitung mulai hari ini, Polda Jatim juga resmi memulai Operasi Ketupat Semeru 2018 yang dilakukan selama 18 hari, yakni pada tanggal 7-24 Juni 2018.(tna/ipg)
Editor: Iping Supingah



LAINNYA