SS TODAY

RSAL Dr Ramelan Siapkan Ribuan Tenaga Medis Selama Libur lebaran

Laporan Anggi Widya Permani | Jumat, 08 Juni 2018 | 18:16 WIB
Salah satu pasien yang dirawat di RSAL Dr Ramelan Surabaya. Foto: Abidin/Dok. suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Dr Ramelan Surabaya, siap melayani masyarakat secara maksimal, saat libur panjang hari raya Idul Fitri 1439 Hijriah. Laksamana Pertama TNI dr Nalendra Djaya Iswara Kepala Rumah Sakit (Karumkit) RSAL Dr Ramelan Surabaya mengatakan, pihaknya telah menyiapkan sekitar 1.500 tenaga kesehatan yang siap standby selama 24 jam.

"Kita sudah mempersipakan semuanya selama liburan panjang ini secara maksimal. Kita juga sudah mempersiapkan apabila terjadi disaster. Ada dokter umum, dokter sub-spesialis dan perawat yang jaga 24 jam," kata Nalendra di RSAL Dr Ramelan, Jumat (8/6/2018).

dr Nalendra menambahkan, pihaknya juga telah menyiapkan tenaga on call yang cukup banyak. Selain itu, segala sarana operasional seperti ambulan, obat-obatan, layanan laboratorium, beserta stok cadangan medis lainnya, sudah siap selama 24 jam. Dia memastikan bahwa pelayanan yang dipusatkan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) itu akan berjalan lancar seperti hari-hari biasanya.

"Kita sudah siapkan semuanya. Stok obat selama liburan lebaran ini aman, termasuk obat emergency untuk traumatologi," tambahnya.

Sebagai salah satu pusat rujukan, kata dr Nalendra, pihaknya juga telah melakukan koordinasi untuk sistem rujukan antar rumah sakit, puskesmas hingga lintas sektor, yang membutuhkan bantuan penanganan medis. Dia juga bersedia membuka kamar operasi elektif apabila kamar operasi di IGD masih kurang.

"Apabila ada rujukan dari luar, segera ditangani disini. Kami siap membantu. Tinggal koordinasi kami saja, agar kami bisa menyiapkan peralatannya apa, kemudian tempat ICUnya dan lain-lain. Jadi tidak perlu khawatir lagi kalau tidak ada tenaga," jelasnya.

dr Nalendra mengimbau untuk masyarakat yang hendak mudik, untuk memerhatikan keadaan rumahnya sebelum ditinggal, mengecek keamanan kendaraannya dan diusahakan untuk selalu membawa kartu BPJS.

"BPJS kalau bisa selalu dibawa. Kartu itu kan bisa untuk berobat dimana saja. Kita tidak berharap terjadi sesuatu. Tapi apabila terjadi sesuatu yang terjelek, kita sudah siap. Ini salah satu bentuk antisipasi," pungkasnya. (ang/tna/ipg)
Editor: Iping Supingah



LAINNYA