SS TODAY
Info Mudik di Stasiun Gubeng Lama

Ratusan Penumpang Antre Lakukan Refund di Stasiun Gubeng

Laporan Anggi Widya Permani | Senin, 11 Juni 2018 | 11:49 WIB
Penumpang yang antre melakukan refund di Stasiun Gubeng Lama. Foto: Istimewa
suarasurabaya.net - Di tengah padatnya arus mudik yang menyebabkan sejumlah tiket kereta habis, ternyata masih ada saja penumpang yang melakukan refund atau pembatalan tiket. Hal itu diakui oleh Gatut Sutiyatmoko Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya.

Pada masa angkutan lebaran saat ini, kata Gatut, sering terjadi antrean untuk pembatalan tiket di setiap harinya. Bahkan jumlahnya pun tidak sedikit dan mencapai ratusan penumpang.

"Iya banyak juga yang membatalkan tiket, padahal dapat tiketnya susah. Saya tidak bisa memastikan berapa jumlahnya. Satu hari itu bisa sampai ratusan orang yang mengantre. Kebetulan kami hanya menyediakan satu loket saja untuk proses pembatalan tiket," kata Gatut, Senin (11/6/2018).

Gatut mengatakan alasan penumpang membatalkan tiketnya karena beralih ke kendaraan pribadi. Ada juga yang salah satu anggota keluarganya tidak bisa ikut dan bergeser tanggal keberangkatannya atau ditunda.

Namun banyaknya pembatalan itu, lanjutnya, tidak akan membuat kursi kereta banyak yang kosong. Sebab, saat penumpang melakukan pembatalan, masih banyak penumpang lain yang akan mengantre atau memesan tiket tersebut.

"Walaupun mereka cancel, bukan berarti tempat duduk itu kosong. Begitu ada yang membatalkan, masih banyak yang menunggu untuk booking," katanya.

Sesuai peraturan PT Kereta Api Indonesia (KAI), pembatalan tiket akan dikenakan biaya sebesar 25 persen dari harga yang tercantum. Tiket dapat dibatalkan paling lambat 30 menit sebelum jadwal keberangkatan, melalui loket pelayanan pengembalian tiket yang beroperasi selama 24 jam.

"Harapannya sebelum memesan tiket dipertimbangkan. Jangan sampai sudah susah payah mendapatkan tiket dibatalkan. Tentukan tanggal yang tepat dan lebih baik dengan cermat," pungkasnya. (ang/dwi/rst)
Editor: Restu Indah



LAINNYA