SS TODAY
Info Mudik

Diprediksi Kepadatan Gilimanuk-Ketapang Jatuh Pada H-4 Lebaran

Laporan Agustina Suminar | Senin, 11 Juni 2018 | 16:36 WIB
Arus Penumpang Pelabuhan Ketapang Penumpang yang akan menyeberang ke Pulau Bali berada di dalam Kapal di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu (24/12/2017). Foto: Antara
suarasurabaya.net - Elvi Yosa General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk mengatakan, H-4 Lebaran diprediksi menjadi puncak kepadatan arus mudik di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali menuju Pelabuhan Ketapang, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

"Kami prediksi puncak arus mudik terjadi dua kali yakni H-4 dan H-2 Lebaran, baik untuk kendaraan maupun penumpang yang menuju ke Pulau Jawa," katanya di Kabupaten Banyuwangi, Senin (11/6/2018).

Menurutnya, pihak ASDP Pelabuhan Ketapang sudah menyiapkan sebanyak 56 kapal yang berada di lintasan untuk mengangkut penumpang dan kendaraan yang menyeberang di Selat Bali. Namun yang beroperasi setiap harinya sebanyak 32 unit kapal.

"Kami juga akan mempercepat bongkar muat kapal di dermaga, apabila terjadi penumpukan penumpang dan kendaraan yang cukup padat baik di Pelabuhan Ketapang maupun Pelabuhan Gilimanuk, sehingga diharapkan semua penumpang dan kendaraan bisa terlayani dengan baik," tuturnya, dilansir dari Antara.

Berdasarkan data posko angkutan Lebaran di Pelabuhan Ketapang pada 10 Juni pukul 08.00 WIB hingga 11 Juni 2018, jumlah kendaraan yang beroperasi sebanyak 33 kapal. Puluhan kapal yang beroperasi itu dengan jumlah perjalanan sebanyak 262 trip atau mengalami peningkatan 116 persen dibandingkan tahun lalu.

"Untuk jumlah penumpang sebanyak 25.540 orang atau meningkat 134 persen dibandingkan tahun lalu, kemudian untuk kendaraan roda dua sebanyak 940 unit dan kendaraan roda empat atau lebih sebanyak 4.619 orang," tuturnya.

Sementara di Pelabuhan Gilimanuk, tercatat kapal yang beroperasi sebanyak 33 unit dengan jumlah perjalanan sebanyak 258 trip. Jumlah ini mengalami peningkatan 116 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 222 trip.

Jumlah penumpang di Pelabuhan Gilimanuk sebanyak 49.569 orang yang menyeberang dari Pulau Bali menuju Pulau Jawa. Sedangkan kendaraan roda dua sebanyak 9.668 unit motor, dan kendaraan roda empat atau lebih sebanyak 5.326 kendaraan.

"Jika dibandingkan dengan total jumlah pemudik dari Pulau Bali ke Pulau Jawa pada tahun sebelumnya dari H-8 hingga H-1 Lebaran, maka jumlah pemudik yg baru menyeberang/mudik dari Gilimanuk tercatat penumpang sebesar 42 persen (174.898 orang dari total penumpang 413.783 orang), kendaraan Roda 2 sebesar 28 persen (33.387 unit dari total 87.923 unit) dan kendaraan roda empat atau lebih mencapai 47 persen (21.363 unit dari 45.366 unit)," katanya.

Elvi menjelaskan, PT ASDP Cabang Ketapang telah melakukan koordinasi dengan seluruh pihak terkait di pelabuhan. Selain itu pohaknya juga mengaku telah mengoptimalkan kesiapan armada, infrastruktur pelabuhan dan penerapan pola operasi maksimal.

"Kami berharap kerja sama dari para pengguna jasa untuk tertib di jalur yg telah dipersiapkan, sehingga arus mudik dan balik Lebaran 2018 di Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk berjalan lancar," ujarnya.(ant/tna)


LAINNYA