SS TODAY
Info Mudik

Gelar Apel Pengamanan Lebaran, Ini Upaya Pemkot Surabaya

Laporan Anggi Widya Permani | Senin, 11 Juni 2018 | 21:29 WIB
Rahmad Supriadi Kejari Tanjung Perak, Letkol Mar Benny P. Nadeak Asops Kasgartap III/Surabaya, Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya, Kombes Pol Rudi Setiawan Kapolrestabes Surabaya, Kolonel Kav M Zulkifli Danrem Surabaya, dan AKBP Antonius Agus Kapolres Tanjung Perak di Halaman Taman Surya Balai Kota Surabaya, Senin (11/6/2018). Foto: Anggi suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Pemkot Surabaya menggelar apel persiapan pengamanan angkutan lebaran, malam takbir, Idul Fitri dan cuti lebaran. Apel tersebut diikuti sejumlah personel gabungan, seperti TNI, Polri dan jajaran pemerintahan.

Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya memimpin langsung apel tersebut yang digelar di Halaman Taman Surya Balai Kota Surabaya, Senin (11/6/2018). Dalam sambutannya, Risma menyampaikan kepada seluruh jajaran agar lebih siaga dan intens dalam menjaga keamanan dan kestabilan Kota Surabaya.

Bukan hanya ancaman terorisme, tetapi juga kejahatan dan bahaya lainnya yang menganggu kenyamanan Surabaya. Selama libur lebaran, para SKPD yang bertugas harus siap siaga selama 24 jam.

"Lebih siaga dan tertib terhadap bahaya kebakaran, pencurian, miras, dan kejahatan lainnya. Mari bersama-sama, kerjasama dan lebih banyak bergerak. Tidak hanya ada di pos tapi juga bergerak. Kondisinya telah berbeda dengan tahun-tahun lalu. Pastinya tugas kita semua yang di lapangan tentu jauh lebih berat. Mari kita bergandengan tangan dengan lebih meningkatkan kewaspadaan kita dari tahun sebelumnya," kata Risma.

Menurutnya, pengamanan tahun ini jauh lebih siap dari tahun sebelumnya. Pihaknya telah merancang sebuah sistem untuk mengontrol cakupan yang lebih luas. Nantinya, pengamanan tidak hanya dilakukan pada kawasan kampung dan perumahan. Tapi juga pada fasilitas umum dan tempat-tempat ibadah lainnya.

"Jauh lebih siap dari tahun sebelumnya. Linmas dibawah komando kami, sudah membuatkan sistem. Kalau dulu Linmas kelurahan hanya menjaga perumahan. Kalau sekarang ini kita tambahi untuk menjaga fasilitas umum dan tempat ibadah," ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga telah menyerahkan username dan password aplikasi kependudukan atau Sipandu kepada Kapolrestabes Surabaya, Danrem Surabaya dan Kapolres Tanjung Perak Surabaya. Risma mengatakan hal itu dilakukan agar mereka bisa ikut mengakses dan memantau langsung pergerakan kependudukan di Surabaya.

"Saya kepingin beliau-beliau ini tahu apa yang dilaporkan RT/RW. Kalau ada laporan langsung kita bisa diskusikan. Ini bukan hanya soal teroris, tapi semuanya juga. Misalnya tenaga kerja asing," tambahnya.

Risma juga menghibahkan 20 unit sepeda motor trail, untuk membantu operasional selama pengamanan lebaran. Secara langsung, Risma memberikan bantuan sepeda motor tersebut kepada Kapolrestabes Surabaya, Kapolres Tanjung Perak dan Danrem 084/Bhaskara Jaya.

"Ada 20 unit motor yang kita berikan. Delapan untuk Polrestabes, empat ke pemkot, empat ke Korem dan empat ke Polres Tanjung Perak. Biar dipakai untuk operasional membantu pengamanan lebaran," kata dia.

Risma juga mengimbau kepada seluruh warganya yang hendak mudik, agara lebih teliti pada keamanan rumahnya, seperti kemanan rangkaian listrik, pintu rumah dan lainnya. Selain itu, para pemudik juga harus memerhatikan kondisi kesehatannya saat akan mudik. Apabila di jalan merasa lelah, sebaiknya istirahata sejenak.

"Sebelum ditinggalkan cabuti semua stop kontak, sehingga tidak ada konsleting listrik dan sebagainya. Jangan lupa titipkan nomor ke tetangga biar bisa dihubungi kalau ada apa-apa," kata dia.

Risma juga menjamin kemanan masyarakat yang ada di Surabaya, khususnya masyarakat nasrani. Pemkot Surabaya bersama jajaran TNI dan Polri akan bersama-sama bekerja secara maksimal untuk menjaga keamanan dan kestabilan Kota Surabaya.

"Tidak perlu khawatir, kami tetap full kekuatannya untuk menjaga keamanan Kota Surabaya," ujarnya. (ang/iss/ipg)
Editor: Iping Supingah



LAINNYA