SS TODAY
Info Mudik

Arus Balik Lebaran, 50.000 Lebih Penumpang Datang Melalui Purabaya

Laporan J. Totok Sumarno | Rabu, 20 Juni 2018 | 14:51 WIB
Penumpang arus balik Lebaran 2018 di terminal Purabaya. Foto: Totok suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Berdasarkan catatan hari-hari sebelumnya, Rabu (20/6/2018) seiring arus balik Lebaran 2018, diperkirakan akan hadir lebih dari 50.000 penumpang dari berbagai kota diluar Surabaya melalui terminal Purabaya, Bungurasih Sidoarjo.

Hardjo kepala sub unit (Kasubnit) Terminal Purabaya, Bungurasih Sidoarjo menyampaikan bahwa berdasarkan catatan hari sebelumnya, sudah hadir sekitar 53.000 penumpang pada masa arus balik Lebaran 2018.

"Tertinggi jumlah penumpang dalam kaitannya dengan arus balik Lebaran 2018, tercatat Selasa (19/6/2018) sekitar 53.000 penumpang yang datang dari berbagai kota diluar Surabaya melalui Purabaya," terang Hardjo.

Diprediksi sampai menjelang malam, akan hadir lebih dari 54.000 penumpang dengan menggunakan berbagai armada bus dari luar kota Surabaya, melalui terminal Purabaya.

Hal ini, tambah Hardjo berkaitan dengan mulai beraktivitasnya pegawai negeri pada Kamis (21/6/2018). "Bukan berarti yang ikut arus balik Lebaran kali ini adalah pegawai negeri. Tapi peningkatan jumlah pemudik pada masa arus balik ini terkait mulai beraktivitasnya kantor-kantor pemerintah juga," kata Hardjo.

Sementara itu terkait pengamanan dan keamanan pelaksanaan arus mudik dan arus balik Lebaran 2018 melalui temrinal Purabaya, Bungurasih Sidoarjo, Hardjo menegaskan hingga Rabu (20/6/2018) pihaknya belum mendapati laporan tindak kriminal.

"Alhamdulillah mulai pelaksanaan arus mudik Lebaran tahun ini hingga dimulainya pelaksanaan arus balik, kami tidak menerima laporan terjadinya tindak kriminal, yang terjadi. Alhamdulillah sekali," kata Hardjo.

Namun demikian UPT Terminal Purabaya, lanjut Hardjo hingga hari ini masih tetap menyiagakan tim keamanan dilingkungan terminal Purabaya, secara terbuka maupun tertutup. "Kami sudah koordinasikan keamanan terminal dengan Kepolisian dan TNI," pungkas Hardjo.(tok)
Editor: Zumrotul Abidin



LAINNYA