SS TODAY

KPU Kota Malang: Persiapan Pelaksanaan Pilkada Serentak 2018 Lancar

Laporan Farid Kusuma | Selasa, 26 Juni 2018 | 14:08 WIB
Zaenudin Ketua KPU Kota Malang menyatakan persiapan pelaksanaan Pilkada serentak 2018 tidak ada kendala berarti, Selasa (26/6/2018), di Kantor KPU Kota Malang, Jawa Timur. Foto: Farid suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang sudah melakukan berbagai persiapan, jelang pelaksanaan pemilihan Wali Kota Malang dan Pemilihan Gubernur Jawa Timur periode 2018-2023.

Zaenudin Ketua KPU Kota Malang mengatakan, pihaknya dari Senin (25/6/2018), sudah mulai mendistribusikan logistik pemungutan suara ke seluruh kelurahan Kota Malang.

Pengiriman surat suara yang sudah dicetak, serta diperiksa keutuhannya dan disegel, dikawal ketat oleh anggota kepolisian.

Surat suara itu sesuai dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 600.646, ditambah 2,5 persen jumlah DPT masing-masing Tempat Pemungutan Suara (TPS), dan 2000 surat Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang bertanda khusus.

"Sampai saat ini belum ada kendala yang berarti, paling cuma persiapan logistik yang tidak begitu serius seperti kekurangan satu buah bilik suara karena rusak. Untuk surat suara, sampai pengecekan terakhir sudah tidak ada masalah, dan kami distribusikan," ujarnya kepada suarasurabaya.net, Selasa (26/6/2018), di Kantor KPU Kota Malang, Jawa Timur.

KPU Kota Malang menargetkan, hari ini proses pendistribusian ke lima kecamatan yang terdiri dari 57 kelurahan di Kota Malang, sudah selesai.

Kemudian, mulai Selasa (26/6/2018), pukul 10.00 WIB, logistik itu didistribusikan ke 1400 TPS. Nantinya, sisa surat suara dan surat yang rusak akan dimusnahkan di halaman Kantor KPU Kota Malang.

Sementara itu, untuk mengantisipasi gejolak yang kemungkinan terjadi, KPU Kota Malang intensif melakukan koordinasi dengan Panwaslu dan Pemerintah Kota Malang, serta melibatkan tim sukses pasangan calon dan forum komunikasi pimpinan daerah.

Zaenudin menambahkan, pihaknya juga membentuk satgas internal yang terdiri dari Satgas Logistik untuk membantu kalau masih ada kekurangan logistik pada waktu pencoblosan.

Kemudian, Satgas Scaning dan Entry Data, serta Satgas Komunikasi yang akan langsung berkoordinasi dengan aparat keamanan kalau ada gejolak dalam proses pemungutan suara.

Sekadar diketahui, Pemilihan Wali Kota Malang yang akan digelar serentak dengan Pemilihan Gubernur tanggal 27 Juni 2018, diikuti tiga pasang calon.

Pasangan nomor urut 1, Ya'qud Ananda Gudban dan Ahmad Wanedi diusung PDI Perjuangan, PAN, Hanura, dan PPP.

Pasangan nomor urut 2, Mochamad Anton dan Syamsul Mahmud diusung PKB, PKS, dan Partai Gerindra.

Sedangkan pasangan nomor urut 3 Sutiaji dan Sofyan Edi Jarwoko diusung Partai Golkar dan Demokrat.

Mereka bersaing memperebutkan sekitar 600.646 dukungan Warga Kota Malang pemilik suara yang tercatat dalam daftar pemilih tetap. (rid/dwi)
Editor: Dwi Yuli Handayani



LAINNYA