SS TODAY

Aparat Keamanan Kota Malang Siap Bekerja Keras Menjaga Kelancaran Pilkada Serentak

Laporan Farid Kusuma | Selasa, 26 Juni 2018 | 17:23 WIB
Baliho tiga pasang calon Wali Kota Malang periode 2018-2023 di depan Kantor KPU Kota Malang, Jawa Timur, Selasa (26/6/2018). Foto: Farid suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Satu hari menjelang pelaksanaan pemilihan Wali Kota Malang dan Pemilihan Gubernur Jawa Timur periode 2018-2023, seluruh unsur aparat keamanan sudah siap menjalankan tugasnya.

Ajun Komisaris Besar Polisi Asfuri Kapolres Malang Kota mengatakan, sebanyak 616 anggotanya sudah mulai menjaga berbagai lokasi, sebagai langkah antisipasi kecurangan dan masalah lain yang bisa menimbulkan gejolak.

Bahkan, Kapolres Malang Kota memerintahkan 465 pasukannya menginap di TPS mulai nanti malam. Sedangkan sisanya melakukan patroli keliling.

"Total ada 616 anggota Polri. Nanti ada 465 personel jaga di TPS, dan sisanya patroli. Setelah apel ini langsung menuju ke TPS dan bermalam di sana," ujarnya usai memimpin apel Pergeseran Pasukan PAM TPS Ops Mantap Praja Makota Semeru 2018, di Stadion Gajayana, Kota Malang, Selasa (26/6/2018).

AKBP Asfuri menambahkan, pada waktu pemungutan suara, setiap TPS di Kota Malang akan dijaga dua Anggota Polri dibantu Anggota TNI, dan satuan pengamanan lainnya.

Selain untuk mengetahui tingkat kerawanan dari 1.400 TPS yang ada di Kota Malang, pihak kepolisian juga memanfaatkan data intelejen, untuk mencegah berbagai ancaman seperti aksi teror.

Sekadar diketahui, Pemilihan Wali Kota Malang yang akan digelar berbarengan dengan Pemilihan Gubernur tanggal 27 Juni 2018, diikuti tiga pasang calon.

Pasangan nomor urut 1, Ya'qud Ananda Gudban dan Ahmad Wanedi diusung PDI Perjuangan, PAN, Hanura, dan PPP.

Pasangan nomor urut 2, Mochamad Anton dan Syamsul Mahmud diusung PKB, PKS, dan Partai Gerindra.

Sedangkan pasangan nomor urut 3 Sutiaji dan Sofyan Edi Jarwoko diusung Partai Golkar dan Demokrat.

Mereka bersaing memperebutkan sekitar 600.646 dukungan Warga Kota Malang pemilik suara yang tercatat dalam daftar pemilih tetap. (rid/ipg)
Editor: Iping Supingah



LAINNYA