SS TODAY

Gus Ipul Tidak Menggugat: Supaya Jatim Tetap Kondusif

Laporan Denza Perdana | Kamis, 12 Juli 2018 | 19:09 WIB
Gus Ipul-Puti Guntur Soekarno saat mendaftar sebagai pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur di KPU Provinsi Jawa Timur. Foto: Dok/Abidin suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyatakan, banyak catatan di Pilkada Jawa Timur yang membuatnya baru berbicara kepada publik setelah proses pencoblosan hingga penghitungan suara di tingkat Provinsi. Meski demikian, dia memastikan tidak akan melakukan gugatan apapun.

"Kenapa baru sekarang saya ngomong? Kami tidak menggugat meskipun banyak catatan dan pelanggaran yang kami catat. Kami ingin Jatim kondusif," kata Gus Ipul dalam keterangan pers yang diterima suarasurabaya.net, Kamis (12/7/2018).

Gus Ipul menyampaikan ucapan selamat dan ucapan terima kasih untuk pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak yang secara angka hasil penghitungan KPU unggul dari pasangan Gus Ipul-Puti Guntur.

"Selamat pada Bu Khofifah dan Mas Emil. Saya terima kasih, ke depan saya berharap Bu Khofifah dan Mas Emil bisa mengakomodir aspirasi masyarakat yang dititipkan ke kami," katanya.

Gus Ipul mengatakan, setelah proses Pilkada ini dia akan melanjutkan dan merampungkan pekerjaannya sebagai Wakil Gubernur hingga Februari 2019 mendatang.

"Ada banyak tawaran menjadi caleg. Hampir semua parpol nawari, tapi sekarang ini saya masih akan fokus menjadi Wagub sampai Februari. Nanti akan coba kami pikirkan dengan mengedepankan arahan para Kiai dan Ulama, mau ke mana," kata dia.

Dia juga menyampaikan kebanggan telah menjadi bagian dari kontestasi Pilgub Jatim 2018 di mana keinginan para Ulama dan Kiai menyatukan empat partai yang bertolak belakang di Pilkada DKI berhasil terwujud di Jawa Timur.

"Kami Bangga keinginan Kiai-Kiai yang menawarkan politik nilai disambut baik. Pada dasarnya kiai-kiai ingin merajut beberapa partai, yakni PKB, PDIP, PKS dan Gerindra supaya bersatu pasca-Pilkada DKI. Di tempat lain ndak bisa, di Jatim bisa atas perintah Kiai," kata Gus Ipul dalam keterangan persnya, Kamis (12/7/2018).

Semangat para Kiai untuk menyatukan beragam Partai Politik di Jawa Timur adalah untuk menginspirasi daerah lain tentang politik nilai yang ditawarkan para Kiai. Politik nilai yang diterapkan dalam pengusungan pasangan Gus Ipul-Puti Guntur, berhasil mendapatkan 9 juta suara di Jawa Timur.

"Kami tidak memberikan sembako, uang apalagi menggunakan program Pemerintah tapi sambutannya luar biasa. Artinya masyarakat masih cinta politik yang mengedepankan nilai," kata Gus Ipul.

Dalam kesempatan ini, Gus Ipul juga mengapresiasi seluruh penyelenggara pemilu, aparat keamanan, termasuk juga para kandidat yang telah mensukseskan jalannya pemilihan kali ini.

"Saya mohon maaf pada para Kiai, pendukung, relawan, tokoh agama, dan masyarakat yang secara tulus membantu saya dan mbak Puti (Puti Guntur Soekarno). InsyaAllah perjuangan ini tidak sia-sia meskipun suara tidak cukup untuk jadi pemenang," ujarnya.(den)
Editor: Restu Indah



LAINNYA