SS TODAY

Anak, Korban Ledakan Bangil Dirujuk ke RS Bhayangkara

Laporan Anggi Widya Permani | Kamis, 05 Juli 2018 | 19:57 WIB
Seorang anak berusia sekitar 6 tahun, yang menjadi korban ledakan diduga bom di Pogar, Kecamatan Bangil, Pasuruan, Kamis (5/7/2018). Foto: Istimewa
suarasurabaya.net - Seorang anak berusia sekitar 6 tahun, yang menjadi korban ledakan diduga bom di Pogar, Kecamatan Bangil, Pasuruan akan dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara, Kamis (5/7/2018). Hal itu diungkapkan oleh Andre salah satu security informasi RSUD Bangil saat dikonfirmasi suarasurabaya.net.

Andre mengatakan korban menderita luka pada bagian kaki sebelah kiri dan kepalanya. Saat keluar dari ruang perawatan, dirinya melihat korban sudah diberikan perban pada bagian kaki dan kepala. Kemudian, korban dibawa dengan ambulan sekitar pukul 15.45 WIB, untuk dirujuk ke rumah sakit lainnya.

Korban yang semula akan dirujuk ke Rumah Sakit Daerah Malang, kata dia, ternyata dibatalkan. Kemungkinan besar, lanjut dia, korban akan dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim.

"Tadi pihak rumah sakit, hanya mengatakan mau dibawa ke RS Bhayangkara. Tidak jelas RS Bhayangkara mana. Tapi kemungkinan besar ke Surabaya," kata Andre, saat dihubungi suarasurabaya.net, Kamis (5/7/2018).

Sementara itu, salah satu petugas dari Rumah Sakit Bhayangakara Porong mengatakan bahwa pihaknya tidak menerima konfirmasi apapun dari RSUD Bangil, terkait adanya rujukan pasien korban ledakan diduga bom.

"Maaf, kami belum menerima konfirmasi apapun dari pihak RSUD Bangil, kalau ada rujukan pasien ledakan," kata petugas.

Sedangkan pihak Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim saat dihubungi mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan dan masih menunggu konfirmasi dari pihak Kabid Humas.

"Nanti ditunggu konferensi persnya saja ya," singkatnya. (ang/rst)
Editor: Restu Indah