SS TODAY

Masyarakat Tidak Perlu Cemas, Pelaku Teror Masih Dikejar

Laporan Zumrotul Abidin | Kamis, 05 Juli 2018 | 23:24 WIB
Irjen Pol Machfud Arifin Kapolda Jatim bersama jajaran Ditreskrimsus menunjukkan barang bukti ledakan bom di Bangil, Pasuruan. Foto: Abidin suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Irjen Pol Machfud Arifin Kapolda Jatim meminta masyarakat tetap tenang meski pelaku bom di Bangil masih berkeliaran dengan membawa ransel diduga berisi bahan peledak. Sebab, tim Densus 88 dan Ditreskrimsus Polda Jatim terus memburu pelaku.

Selain itu, kata Kapolda Jatim, pelaku tidak bisa lari jauh karena dalam keadaan terluka terkena tembakan senapan angin oleh warga. Luka di dada pelaku karena tembakan senapan angin yang biasa digunakan berburu babi hutan.

"Pelaku berhasil lolos dengan membawa ransel di punggung. Pelaku juga mengalami luka di dada akibat tembakan senapan angin. Doakan saja cepat tertangkap," ujar Irjen Pol Machfud Arifin dalam konferensi pers di Mapolres Pasuruan, Kamis (6/7/2018) malam.

Kapolda juga mengimbau warga Jatim khususnya warga Pasuruan agar waspada dan Mengenal lingkungannya. Kalau ada warga yang mencurigakan segera laporan kepada petugas Polri.

"Kami di masing-masing wilayah punya satgas teroris. Masyarakat tidak perlu takut, kami terus bekerja memburu pelaku dan jaringannya," katanya.

Sekadar diketahui, pelaku memiliki tiga identitas yang di duga kuat palsu. Tiga identitas itu dengan tiga nama berbeda dan kelahiran yang berbeda pula. Identitas palsu pelaku adalah Abdullah KTP yang dikeluarkan di Aceh, Anwardi KTP yang dikeluarkan di Banten, dan Achamd Muslim KTP yang dikeluarkan di Malang.

"Ini kelompok jaringan lama, pernah ditahan di Cipinang dengan kasus sama, meledakkan pos Lantas di Kali Malang, Jakarta. Lalu, sekarang mingir-minggir kawin dengan orang Bangil sini, seorang janda. Pemilik rumah yang dikontrak pelaku juga telah meminta untuk menunjukkan KK, kalau mau memperpanjang kontrak," katanya. (bid)
Editor: Restu Indah